Kini Malioboro Benar-benar Bebas Asap Rokok, PKL, dan Pengamen

Akurat.co,Jogja-Selain rencana sebagai surganya pejalan kaki, kawasan Malioboro juga benar-benar diciptakan bebas asap rokok dan pengamen.
Setiap aktivitas melanggar ketentuan tersebut akan diawasi dan ditindak oleh Satuan Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jogja.
Seperti yang dilakukan pada pengamanan Jogobaran di kawasan Malioboro selama libur lebaran pada 18-25 Maret 2026.
Baca Juga: Malioboro Masih Menjadi Tujuan Favorit, Kini Disebut Lebih Modern dan Tertata
Kepala Satpol PP Kota Yogyakarta, Octo Noor Arafat masih ada pelanggaran merokok tidak pada tempatnya di kawasan Malioboro.
Atas pelanggaran tersebut Satpol PP Kota Yogyakarta langsung memberikan peringatan.
"Memang khusus operasi Jogobaran ini polanya adalah persuasif sehingga teguran lisan, pemberian peringatan ini yang kami kedepankan," tambahnya.
Pelanggaran lainnya yang banyak ditemukan terkait keberadaan pedagang kaki lima (PKL) dan asongan yang muncul di Malioboro.
Selain itu Satpol PP Kota Yogyakarta memberikan teguran lisan kepada 5 pengamen karena memasuki kawasan Malioboro.
"Kami berikan teguran lisan. Selanjutnya kami himbau untuk keluar dari area Malioboro," ujar Octo.
Sementara itu Sekretaris Satpol PP Kota Yogyakarta, Heri Eko Prasetyo menjelaskan selama libur lebaran, Satpol PP Kota Yogyakarta membentuk lima posko siaga.
Baca Juga: Tampil Memesona dengan Balutan Busana Jawa di Malioboro, Kini jadi Tren Wisatawan
Posko tersebar di depan eks Teras Malioboro 2, depan Kepatihan, depan Toko Terang Bulan, Bank Jogja Pasar Beringharjo dan sekitar Gereja Margomulyo.
Personel yang terlibat dalam satu shift Jogobaran kurang lebih 115 orang dari Satpol PP, Satgas Linmas, Jogoboro, Linmas kewilayahan maupun Jaga Warga dari tiga kemantren di seputaran kawasan Malioboro.
"Pemantauan posko Jogobaran dalam rangka menciptakan situasi yang kondusif, aman, nyaman, tertib, tenteram, baik kawasan Malioboro maupun pengunjung Malioboro," terangnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Perjuangan Muhammad Yunus Kuliah di UNY, jadi Ojol Makanan saat Waktu Luang
- 8Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam









