Jogja

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo: Pengamen di Malioboro Harus Punya Standar Tinggi

M. Mubin Wibawa | 30 September 2025, 08:05 WIB
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo: Pengamen di Malioboro Harus Punya Standar Tinggi

Akurat.co,Jogja-Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo menegaskan pengamen di kawasan Malioboro harus memiliki standar tinggi.

Ia ingin, pengamen yang tampil di kawasan Malioboro memiliki standar yang berbeda dengan pengamen di daerah lain.

Menurutnya, sebagai ikon utama Kota Yogyakarta, Malioboro harus menghadirkan pengalaman yang lebih berkelas.

Termasuk dari sisi seni jalanan yang disuguhkan kepada masyarakat maupun wisatawan.

Baca Juga: Potret Malioboro Sekarang dan Dulu Ini Bikin Nostalgia...

“Kalau sudah mengamen di Malioboro, kualitasnya harus di atas rata-rata," kata Hasto.

Lebih lanjut, kata dia, pengamen Malioboro harus berbeda dari pengamen di tempat lain, baik dari segi kemampuan musik maupun penampilan.

"Mereka harus terseleksi dan terkurasi, sehingga bisa memberi hiburan sekaligus kesan positif bagi siapa saja yang berkunjung ke Malioboro,” ujar Hasto di acara penutupan Lomba Ngamen Musisi Jalanan Piala Panglima TNI 2025 yang digelar di Museum TNI AD Dharma Wiratama, Minggu (28/9/2025).

Menurut Hasto, kehadiran musisi jalanan tidak hanya berfungsi sebagai hiburan semata, namun juga bisa menjadi inspirasi sekaligus daya tarik wisata.

“Saya melihat musisi jalanan itu keren. Mereka bisa menjadi sumber inspirasi dan hiburan.

Kalau diarahkan dengan baik, musisi jalanan justru bisa mengangkat citra sebuah kota. Dan untuk Malioboro, kita ingin kualitasnya benar-benar istimewa,” tuturnya.

Baca Juga: Hasil PSS vs Deltras: Gol Tocantins Bawa Super Elja Raih Kemenangan 3 Kali Beruntun

Dengan adanya kompetisi dan perhatian khusus dari pemerintah, diharapkan musisi jalanan Jogja, khususnya yang tampil di Malioboro, semakin memiliki wadah untuk berkembang dan meningkatkan kualitas diri.

"Kami ingin Malioboro tidak hanya dikenal karena suasana belanjanya, tetapi juga karena kualitas seni jalanannya yang unik dan berbeda,” pungkas Hasto.

 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.