Bupati Gunungkidul: Jangan Tunggu Rakyat Berobat

Akurat.co,Jogja-Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan, pemerintah harus memiliki inisiatif terkait kesehatan masyarakat.
Endah menegaskan bahwa jajaran pemerintah pusat hingga daerah harus memiliki inisiatif tinggi dalam menangani kasus penyakit.
“Pemerintah tidak boleh menunggu rakyat datang berobat," ujarnya dikutip dari laman resmi pemkab Gunungkidul, Jumat (10/4/2026).
Baca Juga: Kolaborasi Pusat dan Daerah Kunci Sukses Penanggulangan TBC di Indonesia
Hal itu disampaikan Endah saat peringatan Hari Tuberkulosis Dunia, kemarin.
Dalam momen ini, pemkab Gunungkidul melakukan aksi nyata pencegahan TBC.
Di mana sebanyak 32 puskesmas se-Gunungkidul secara serentak melaksanakan agenda tes TBC bagi masyarakat di wilayah kerja masing-masing.
Gerakan serentak 32 Puskesmas di Gunungkidul membuktikan kesiapan fasilitas kesehatan tingkat pertama dalam memutus rantai penularan.
Baca Juga: Tren TBC di Kota Jogja Menurun, Mendagri Sebut Kolaborasi Pusat-Daerah jadi Kunci Penanganan
“Manfaatkan fasilitas di Puskesmas terdekat tanpa rasa takut, mengingat deteksi dini adalah kunci kesembuhan total," ujar Endah.
Diharapkan melalui sinergi ini, target Gunungkidul menekan angka TBC pada 2030 akan terwujud.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Warga Sleman Jangan Panik! Sirine EWS Merapi Bakal Berbunyi Serentak 17 Agustus, Ini Alasannya
- 2Ega Rizky: Belum Kepikiran Pensiun, Masih Mau Berkarier Sakmampune
- 3Dari Posko NTT, Dirut PLN Pastikan Pasokan Listrik Aman selama Pelaksanaan HUT ke-81
- 4LKBN Antara Gelar Pameran Fotografi 'Merdeka' di Titik Nol Kilometer Yogya
- 5Belanja Rp20.000 di Pasar Kota Jogja Bakal Dapat Smartphone
- 6Lansia Hilang Saat Cari Rumput di Hutan Pathuk Tritis Sleman
- 7Tangan Kroniyah Gemetar Saat Terima Kunci Rumah, Ini Sebabnya...
- 8FTI UAJY Perkuat Kemampuan Komunikasi antara Dosen dengan Mahasiswa
- 9Donatsur, Donat Lembut Jogja yang Selalu Antre Pembeli
- 10Melihat Tradisi Sedekah Jageran yang Sudah Berlangsung 16 Tahun Lamanya









