Pagi Ini, Gunung Merapi Keluarkan 3 Kali Awan Panas Guguran

Akurat.co, Jogja - Gunung Merapi yang berada di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah mengeluarkan Awan Panas Guguran (APG), Minggu (12/04/2026).
Berdasarkan data yang dirilis Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), ada tiga APG.
APG pertama terjadi pukul 05.45 WIB dengan estimasi jarak luncur 1.500 meter.
"Terjadi awan panas guguran di Gunung Merapi Minggu, 12/04/2026 Pukul 05:45 WIB, estimasi jarak luncur 1.500 m dengan amplitudo maks 47,9 mm durasi 166,4 detik mengarah ke hulu Kali Boyong," jelas pernyataan resmi BPPTKG.
Baca Juga: Berencana Piknik di Lereng Gunung Merapi? Begini Kata BPPTKG...
Awan panas guguran kedua terjadi pada pukul 07.41 WIB. Kali ini, jarak luncurnya 1.400 meter dengan amplitudo maksimal 18,2 mm, durasi 132,1 detik dan kembali mengarah ke hulu Kali Boyong.
APG ketiga terjadi pada pukul 08.21 WIB. Kali ini jarak luncurnya lebih jauh.
"Estimasi jarak luncur 2.000 meter dengan amplitudo maks 26,7 mm durasi 154,4 detik mengarah ke hulu Kali Boyong," katanya.
Sampai saat ini status Gunung Merapi masih berada di level III atau siaga.
Baca Juga: Jurang Jero, Spot Penggemar Olahraga Trekking Lereng Gunung Merapi
Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.
Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.
Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
"Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi," ungkap Yulianto selaku tim penyusun laporan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 4Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 5Tangan di Saku, Manajer PSIM Iksan Mahar Meminta Maaf
- 6Hadapi PSIM, PSM Makassar Lakukan Persiapan Khusus
- 7Kapolda Baru DIY Bakal Terbitkan Aturan Unjuk Rasa
- 8Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam









