Inudstri Kulit, Perikanan, hingga Energi Terbarukan, Pemda DIY Perkuat Potensi Ekonomi Bantul

Akurat.co,Jogja-Pemda DIY terus memperkuat potensi ekonomi Kabupaten Bantul untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
Bantul memiliki sejumlah kekuatan ekonomi yang bisa menjadi penggerak daerah.
Mulai dari industri kreatif berbasis kulit, pembibitan ternak, energi terbarukan, hingga budidaya perikanan air payau.
Sekda DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti mengungkap banyak aset dan layanan yang dimiliki Pemda DIY memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru.
Baca Juga: 7 Pasang Pengantin di Bantul Nikah Gratis di Atas Traktor Sawah, Mahar Sepasang Ayam
Ni Made mengatakan hal tersebut seusai melakukan agenda monitoring dan evaluasi di sejumlah potensi ekonomi Bantul, Rabu (20/5/2026) kemarin.
Salah satu yang dikunjungi adalah tempat pengolahan kulit, Ndalem Kulit Jogja Manding yang dikelola Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY.
Kunjungan kemudian dilanjutkan ke UPTD BPPTDK DIY di Jetis, Bantul.
Sekda meninjau fasilitas laboratorium diagnostik kehewanan serta unit pembibitan kambing dan domba yang selama ini menjadi salah satu pusat pengembangan peternakan di DIY.
Fasilitas laboratorium yang dimiliki Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) DIY tersebut dinilai sudah sangat memadai dan memiliki peluang besar untuk mendukung layanan pengujian kualitas pangan, baik produk hewani maupun nonhewani.
Ni Made juga mengunjungi operasional Pembangkit Listrik Tenaga Hibrida (PLTH) yang memanfaatkan energi surya dan angin.
Infrastruktur energi terbarukan yang dikelola Dinas PUP-ESDM DIY tersebut saat ini mampu mendukung kebutuhan penerangan jalan umum dan aktivitas pelaku usaha di kawasan Pantai Baru.
Baca Juga: Seluruh ASN Kabupaten Bantul Diwajibkan jadi Anggota KDMP
“Ke depan masih sangat memungkinkan untuk dikembangkan dan dioptimalkan. Energi terbarukan seperti ini menjadi salah satu potensi penting yang bisa memberi manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan,” ungkap Ni Made dikutip dari laman resmi Pemda DIY.
Kunjungan juga dilakukan ke Balai Budidaya Udang dan Garam (BBUG) Samas milik Dinas Kelautan dan Perikanan DIY yang mengembangkan pembibitan ikan nila saline, udang galah, dan udang vaname melalui dukungan Dana Keistimewaan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Warga Sleman Jangan Panik! Sirine EWS Merapi Bakal Berbunyi Serentak 17 Agustus, Ini Alasannya
- 2Tangan Kroniyah Gemetar Saat Terima Kunci Rumah, Ini Sebabnya...
- 3Lansia Hilang Saat Cari Rumput di Hutan Pathuk Tritis Sleman
- 4Dari Posko NTT, Dirut PLN Pastikan Pasokan Listrik Aman selama Pelaksanaan HUT ke-81
- 5Dampak El Nino, Status Siaga Darurat Kekeringan Sleman Berpotensi Diperpanjang
- 6FTI UAJY Perkuat Kemampuan Komunikasi antara Dosen dengan Mahasiswa
- 7Donatsur, Donat Lembut Jogja yang Selalu Antre Pembeli
- 89 Tahun KAMAJAYA Scholarship, Telah Salurkan Lebih dari Rp 5 M untuk Beasiswa Mahasiswa UAJY
- 9Donatsur, Donat Lembut Jogja yang Selalu Antre Pembeli
- 10Melihat Tradisi Sedekah Jageran yang Sudah Berlangsung 16 Tahun Lamanya








