Sekda DIY: Penyandang Disabilitas Memiliki Hak Setara dalam Pembangunan

Akurat.co,Jogja-Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti menegaskan bahwa penyandang disabilitas memiliki hak setara dalam pembangunan.
Ia menegaskan penyandang disabilitas tidak hanya mendapatkan akses, tetapi juga diakui perannya sebagai subjek utama dalam setiap proses pembangunan.
Menurut Ni Made, pembangunan inklusif harus dimaknai sebagai komitmen menghadirkan kesempatan yang setara bagi seluruh warga, termasuk penyandang disabilitas, untuk hidup, berkembang, dan berpartisipasi secara penuh.
Baca Juga: UIN Sunan Kalijaga Jaga Komitmen sebagai Kampus Ramah Difabel
"Pembangunan yang kita cita-citakan bukan sekadar tentang kemajuan, tetapi tentang keadilan," katanya dikutip dari laman resmi pemda diy, Selasa (7/4/2026).
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda DIY, Faishol Muslim, menegaskan arah kebijakan pembangunan inklusif telah digariskan secara menyeluruh, mulai dari perencanaan hingga monitoring dan evaluasi.
Faishol mengakui, tantangan dalam mewujudkan inklusivitas masih cukup beragam, seperti keterbatasan aksesibilitas infrastruktur, stigma sosial, serta rendahnya partisipasi kelompok rentan.
Meski demikian, Pemda DIY telah menyiapkan berbagai langkah strategis, termasuk penyusunan regulasi dan rencana aksi daerah 2024–2027, serta peningkatan akses informasi dan komunikasi yang merata bagi seluruh masyarakat.
Kepala BAPPERINDA DIY, Danang Setiadi, menambahkan komitmen pembangunan inklusif juga tercermin dari berbagai capaian yang telah diraih.
Sepanjang 2025, sebanyak 24 OPD melaksanakan 398 program, 41 kegiatan, dan 77 subkegiatan dengan alokasi anggaran Rp242,09 miliar dan realisasi mencapai Rp218,49 miliar atau 90,24 persen.
“Mayoritas indikator capaian telah menyentuh 95 persen sesuai target, ini menunjukkan komitmen kuat perangkat daerah dalam mendorong pembangunan inklusif,” jelasnya.
Menurut Danang, capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, termasuk organisasi penyandang disabilitas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Perjuangan Muhammad Yunus Kuliah di UNY, jadi Ojol Makanan saat Waktu Luang
- 8Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam








