Dosen hingga Mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta Bersatu Tegas Tolak Segala Bentuk Kekerasan di Kampus

Akurat.co, Jogja - Sivitas akademika UPN “Veteran” Yogyakarta yang terdiri dari unsur dosen, tenaga kependidikan (tendik) dan mahasiswa secara tegas menyatakan penolakan terhadap segala bentuk kekerasan di lingkungan kampus.
Deklarasi Pernyataan Sikap tersebut digelar di masing-masing fakultas, Senin (25/05/2026).
Diawali Fakultas Pertanian, Fakultas Teknik Industri, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, serta Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Selanjutnya Fakultas Teknologi Mineral dan Energi akan menyusul menyampaikan Deklarasi Pernyataan Sikap, Selasa (26/05/2026).
Dalam Pernyataan Sikap tersebut, sivitas akademika menyampaikan sejumlah komitmen. Antara lain menolak keras segala bentuk kekerasan seksual dan menolak segala bentuk kekerasan verbal dan perundungan (bullying).
Baca Juga: UPN 'Veteran' Yogyakarta, Beberkan Sanksi Bagi Dosen Pelaku Kekerasan Seksual
“Fakultas Ekonomi dan Bisnis tidak memberikan toleransi sedikit pun (zero tolerance) terhadap segala bentuk kekerasan, pelecehan, maupun kejahatan seksual di lingkungan kampus, baik yang dilakukan secara fisik, non-fisik, maupun melalui media digital,” tegas Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Prof Januar Eko Prasetio.
Selain itu, sivitas akademika UPN “Veteran” Yogyakarta menolak perilaku anarkis dan vandalisme serta menyatakan komitmen penegakan hukum dan sanksi tegas terhadap segala bentuk kekerasan dan tindakan anarkis.
Mereka juga berkomitmen untuk menyediakan layanan pengaduan dan pendampingan bagi korban kekerasan melalui kerja sama dengan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT).
“Fakultas Pertanian menyatakan sikap untuk melakukan evaluasi tata kelola kelembagaan guna mencegah terjadinya kekerasan seksual di lingkungan kampus,” ujar Dekan Fakultas Pertanian, Budi Widayanto.
Baca Juga: UPN 'Veteran' Yogyakarta 6 Nonaktifkan Dosen Terduga Pelaku Kekerasan Seksual, 1 Kasus Lama
Surat Pernyataan Sikap tersebut kemudian ditandatangani oleh perwakilan dosen, tendik dan mahasiswa.
Beberapa alumni pada masing-masing fakultas juga ikut mengawal pelaksanaan Deklarasi Pernyataan Sikap yang berlangsung secara hikmat dan lancar.
Pernyataan Sikap ini sekaligus menjadi seruan moral bagi seluruh sivitas akademika untuk tidak bersikap apatis terhadap isu kekerasan, serta berperan aktif dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman, bermartabat, inklusif dan bebas dari segala bentuk kekerasan.
Seluruh elemen kampus juga menyatakan keprihatinan mendalam atas berbagai peristiwa yang mencederai rasa aman di lingkungan pendidikan.
Baca Juga: UPN “Veteran” Yogyakarta Nonaktifkan Sementara Terduga Pelaku Kekerasan Seksual
UPN “Veteran” Yogyakarta telah menjatuhkan sanksi administratif kepada enam dosen yang terbukti melakukan kekerasan dalam pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, berupa sanksi sedang hingga berat berdasarkan hasil pemeriksaan internal dan rekomendasi Satgas PPKPT.
UPN “Veteran” Yogyakarta menegaskan, kampus harus menjadi tempat yang aman untuk tumbuh dan berkembang, di mana setiap individu merasa dihargai, dilindungi dan bebas dari segala bentuk kekerasan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Yayasan Slamet Riyadi Yogyakarta Tegaskan Pemberhentian Seorang Dosen Telah Melalui Prosedur
- 2Mahasiswa FTI UAJY Tuangkan Kisah dari Mata Kuliah Masyarakat Digital dalam Bentuk Buku
- 3Mengenal GIK UGM, Lokasi Diskusi Wamentan Sudaryono dan Budiman Sudjatmiko yang Berujung Ricuh
- 45 Fakta Menarik Mukmin Juara SUCI 12, Alumni UMY yang Sempat jadi Marbot
- 5BPBD Sleman dan Tim Ahli Pastikan, Teror Kebakaran di Kasuran Seyegan Bukan Karena Gas Alam
- 6Soal Insiden Diskusi di UGM, Sudaryono: Pantang Kabur, Kami Datang untuk Berdialog
- 7Unit Layanan Disabilitas UAJY Raih Pendanaan dari Kemdiktisaintek
- 8SPMB SMP Kota Jogja Sediakan 3.584 Kursi
- 95 Fakta Menarik Mukmin Juara SUCI 12, Alumni UMY yang Sempat jadi Marbot
- 10SPMB SMP Kota Jogja Sediakan 3.584 Kursi






