Parkir di Pasar Godean Dilengkapi dengan QRIS

Akurat.co, Jogja - Pemerintah Kabupaten Sleman terus memacu transformasi digital di sektor pelayanan publik dan pengelolaan keuangan daerah.
Hal ini ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Komitmen Pelaksanaan Rencana Aksi Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) sekaligus peluncuran transaksi non-tunai QRIS parkir Pasar Godean dalam acara High Level Meeting & Capacity Building, di Hotel The Rich Mlati, Selasa (02/06/2026).
Dalam sambutannya Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menegaskan, penandatanganan rencana aksi ini merupakan upaya strategis untuk mengoptimalkan Pengelolaan Keuangan Daerah dan mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Ia berharap langkah ini tidak sekadar menjadikan agenda ini sebagai seremonial belaka.
Baca Juga: DP3 Sleman Catat 28 Ribu Hewan Kurban di Idul Adha 1447 H
Tetapi harus diwujudkan dalam aksi nyata yang terintegrasi. Mulai dari digitalisasi sistem pembayaran pajak dan retribusi daerah, optimalisasi kanal pembayaran non tunai, hingga penguatan sistem monitoring dan evaluasi yang berbasis data.
"Komitmen ini harus menjadi langkah nyata yang diimplementasikan secara konsisten oleh seluruh perangkat daerah, khususnya yang memiliki peran dalam pengelolaan pendapatan daerah," ujar Danang.
Pada acara tersebut juga diluncurkan QRIS untuk sistem perparkiran di Pasar Godean.
Langkah ini menurut Danang langkah, menjadi salah satu bukti nyata adaptasi pasar tradisional terhadap perkembangan zaman. Selain itu juga untuk guna memberikan kemudahan layanan bagi masyarakat sekaligus menjaga akuntabilitas sirkulasi keuangan daerah.
Baca Juga: Prambanan Heritage Skyline, Andalan Wisata Baru di Sleman
Melalui penerapan QRIS, transaksi parkir menjadi lebih mudah, cepat, aman, dan transparan. Selain itu, sistem ini dapat meminimalisir potensi kebocoran pendapatan serta meningkatkan kepercayaan masyarakat.
"Ke depan, harapannya inovasi ini tidak hanya berhenti di Pasar Godean saja, tapi bisa diteruskan juga di pasar tradisional lainnya," jelasnya.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY, Sri Darmadi Sudibyo, mengapresiasi Pemkab Sleman atas komitmen dan konsistensinya dalam mendorong percepatan dan perluasan digitalisasi daerah.
Menurutnya digitalisasi bukan hanya adopsi teknologi pembayaran. Tetapi transformasi tata kelola pemerintahan yang menuntut arah kebijakan yang jelas, koordinasi lintas sektor, dan komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan.
Baca Juga: Bergabung dalam Program Sleman Pintar, Begini Kesiapan Sejumlah Kampus
“TP2DD menjadi forum strategis yang memastikan elektronifikasi transaksi Pemda dapat berjalan secara terintegrasi dan berkelanjutan.” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Yayasan Slamet Riyadi Yogyakarta Tegaskan Pemberhentian Seorang Dosen Telah Melalui Prosedur
- 2Mahasiswa FTI UAJY Tuangkan Kisah dari Mata Kuliah Masyarakat Digital dalam Bentuk Buku
- 3Mengenal GIK UGM, Lokasi Diskusi Wamentan Sudaryono dan Budiman Sudjatmiko yang Berujung Ricuh
- 45 Fakta Menarik Mukmin Juara SUCI 12, Alumni UMY yang Sempat jadi Marbot
- 5BPBD Sleman dan Tim Ahli Pastikan, Teror Kebakaran di Kasuran Seyegan Bukan Karena Gas Alam
- 6Soal Insiden Diskusi di UGM, Sudaryono: Pantang Kabur, Kami Datang untuk Berdialog
- 7Unit Layanan Disabilitas UAJY Raih Pendanaan dari Kemdiktisaintek
- 8SPMB SMP Kota Jogja Sediakan 3.584 Kursi
- 95 Fakta Menarik Mukmin Juara SUCI 12, Alumni UMY yang Sempat jadi Marbot
- 10SPMB SMP Kota Jogja Sediakan 3.584 Kursi







