Jogja

Dispar Sleman Targetkan 450 Ribu Wisatawan di Momen Libur Sekolah

Atiek Widyastuti | 9 Juni 2026, 15:19 WIB
Dispar Sleman Targetkan 450 Ribu Wisatawan di Momen Libur Sekolah
Kabid Pemasaran Pariwisata Dispar Sleman, Kus Endarto. (Akurat.co/Atiek Widyastuti)

Akurat.co, Jogja - Dinas Pariwisata (Dispar) tengah bersiap menjelang masa libur sekolah 2026.

Merujuk pada kalender akademik, libur sekolah 2026 dimulai 22 Juni hingga 11 Juli 2026. Pencatatan tingkat kunjungan ke destinasi akan dimulai 20 Juni 2026 hingga 12 Juli 2026 atau selama 23 hari.

"Meliputi pergerakan wisatawan, length of stay, okupansi hotel, capaian retribusi pariwisata yang dikelola Pemkab Sleman dan belanja wisatawan," kata Kepala Bidang (Kabid) Pemasaran Pariwisata Dispar Sleman, Kus Endarto, Selasa (09/06/2026).

Selama periode libur sekolah tersebut, Dispar Sleman menargetkan jumlah kunjungan ada di angka 300 - 450 ribu wisatawan. Angka ini turun 12,5 persen dibandingkan periode libur sekolah tahun lalu.

Baca Juga: Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas

Situasi ekonomi yang sedang tidak baik-baik saja, diprediksi menjadi penyebab turunnya tingkat kunjungan wisatawan.

Dispar Sleman pernah melakukan survey mengenai minat wisatawan di DIY, yang 55 persen memilih pantai. Sedangkan di Sleman tidak memiliki pantai. "Kita punyanya gunung," jelas Kus.

Sementara itu, untuk rerata length of stay wisatawan berada diantara 1,5 - 2,00 hari dan rerata okupansi hotel di Kabupaten Sleman berada di antara 40%-60%.

Angka ini juga turun, lantaran saat ini banyak wisatawan yang memilih beristirahat di rest area. Hal ini lantaran wisatawan Sleman didominasi dari Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Baca Juga: Wisata Berbasis Pengalaman, Wakil Wali Kota Jogja Harapkan Hotel-hotel Dapat jadi Etalase Budaya

Selama rentan tersebut, Dispar Sleman optimis akan ada pemasukan sebesar Rp 50 juta hingga Rp 75 juta dari retribusi pariwisata di destinasi yang dikelola Pemerintah Kabupaten Sleman. Meliputi Kaliurang dan Kaliadem.

Selama periode tersebut, peredaran uang dari wisatawan diperkirakan berada diantara Rp 337,5 milyar hingga Rp 1.265,625 miliar.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.