Jogja

Lansia Kota Jogja Capai 17,8 Persen, Wali Kota Siapkan Layanan yang Ramah bagi Mereka

Haris Ma'ani | 11 Juli 2026, 09:02 WIB
Lansia Kota Jogja Capai 17,8 Persen, Wali Kota Siapkan Layanan yang Ramah bagi Mereka
Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo mengungkap kotanya mengalami fenomena aging population (foto: pemkot jogja)

Akurat.co,Jogja-Penduduk lanjut usia atau lansia di Kota Jogja mencapai 17,8 persen saat ini.

Kota Jogja pun mengalami apa yang diistilahkan sebagai aging population.

Seiring dengan kenyataan ini, Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo mengungkap, pemerintah berusaha menciptakan kota yang ramah bagi penduduk lansia.

"Di Yogyakarta hampir 17,8 persen penduduknya sudah lansia.

Oleh karena itu pasti akan banyak masalah yang terkait dengan aging, seperti stroke, cardiovascular disease, dan lain sebagainya," ujar Hasto pada kegiatan Seminar Hybrid Nasional "Completing the Puzzle of Palliative Care: A Multidisciplinary Approach to Holistic Care".

Baca Juga: Kloter Pertama Jemaah Embarkasi YIA Didominasi Lansia

Seminar selama dua hari, 10-11 Juli ini merupakan kerja sama Lembaga Kursus dan Pelatihan Suluh Kasih Bangsa, Pemerintah Kota Yogyakarta, Yayasan Kristen untuk Kesehatan Umum (YAKKUM), dan Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta.

Menurut Hasto, Pemerintah Kota Yogyakarta telah menyiapkan berbagai langkah untuk menghadapi perubahan struktur penduduk tersebut.

Salah satunya melalui program satu kelurahan satu bidan atau satu perawat yang diharapkan mampu mengembangkan layanan kesehatan berbasis rumah atau hospital at home.

Selain itu, Pemkot Yogyakarta juga terus memperkuat upaya promotif dan preventif melalui pemeriksaan kesehatan lansia.

Hingga Juni 2026, sebanyak 36.428 lansia telah menjalani skrining kesehatan di seluruh kelurahan.

Baca Juga: Diduga Terpeleset, Lansia di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur

"Dalam tiga bulan kita menyelesaikan pemeriksaan lansia di 45 kelurahan sehingga kita memiliki surveillance data, data laboratorium, dan data fisik diagnostik sebagai dasar pelayanan kesehatan, termasuk pelayanan paliatif," jelas Hasto.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.