Kala Pelajar SD di Jogja Mendapat Edukasi Keselamatan Listrik

Akurat.co,Jogja-Puluhan siswa kelas 4 SD INTIS School Yogyakarta berkumpul bersama di SPKLU Center PLN Unit Induk Distribusi (UID) Yogyakarta, Rabu (29/7/2026).
Hari itu mereka tak sekadar berkumpul. Tetapi mendapatkan penjelasan terkait penggunaan listrik yang aman.
Selain itu para siswa juga diajak melihat secara langsung fasilitas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) serta mengenal perkembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.
Baca Juga: 1.273 Pelanggan PLN DIY Manfaatkan Program Promo Tambah Daya
Asisten Manager K3L dan Kam PLN UID Yogyakarta, Ahmad Masruri, menjelaskan bahwa edukasi keselamatan merupakan langkah preventif untuk membangun kebiasaan aman dalam memanfaatkan energi listrik sejak usia sekolah.
"Kami mengajak anak-anak memahami bahwa listrik sangat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari, tetapi tetap harus digunakan dengan benar," ungkapnya.
Ahmad Masruri menyampaikan agar anak-anak tidak menggunakan peralatan listrik tanpa pengawasan orang tua.
Senantiasa berhati-hati saat menggunakan perangkat elektronik, serta tidak bermain layang-layang di dekat jaringan listrik.
Penyampaian materi berlangsung interaktif.
Para siswa tampak antusias mengangkat tangan untuk bertanya mengenai listrik, cara kerja SPKLU, hingga kendaraan listrik.
Antusiasme tersebut menunjukkan tingginya rasa ingin tahu generasi muda terhadap perkembangan teknologi ketenagalistrikan.
Wali Kelas 4 SD INTIS School Yogyakarta, Asti, mengapresiasi kesempatan yang diberikan PLN kepada para siswa untuk belajar langsung di lingkungan kerja perusahaan.
Ia juga berharap ilmu yang didapatkan bisa dimanfaatkan oleh para siswanya di sekolah maupun di rumah.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN UID Yogyakarta atas sambutan yang luar biasa. Anak-anak sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan," jelasnya.
General Manager PLN UID Yogyakarta, Deri Prasetio Utomo, mengatakan bahwa edukasi kepada pelajar merupakan bagian dari upaya PLN membangun budaya keselamatan ketenagalistrikan yang dimulai dari lingkungan keluarga dan sekolah.
"Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan SD INTIS School Yogyakarta yang telah memilih PLN sebagai tempat belajar.
PLN selalu terbuka bagi masyarakat yang ingin mengenal dunia ketenagalistrikan," katanya.
Ia berharap edukasi semacam ini dapat melahirkan agen-agen keselamatan di lingkungan keluarga.
Baca Juga: PLN DIY Bakal Tambah Layanan SPKLU, Dukung Transisi Energi Bersih
Menurutnya, anak-anak yang memahami pentingnya keselamatan kelistrikan akan menjadi penyampai pesan yang efektif kepada orang tua, saudara, maupun teman-temannya.
"Dengan demikian, budaya menggunakan listrik secara aman dapat semakin meluas di tengah masyarakat," tutup Deri.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Warga Sleman Jangan Panik! Sirine EWS Merapi Bakal Berbunyi Serentak 17 Agustus, Ini Alasannya
- 2Ega Rizky: Belum Kepikiran Pensiun, Masih Mau Berkarier Sakmampune
- 3LKBN Antara Gelar Pameran Fotografi 'Merdeka' di Titik Nol Kilometer Yogya
- 4Dari Posko NTT, Dirut PLN Pastikan Pasokan Listrik Aman selama Pelaksanaan HUT ke-81
- 5Lansia Hilang Saat Cari Rumput di Hutan Pathuk Tritis Sleman
- 6Tangan Kroniyah Gemetar Saat Terima Kunci Rumah, Ini Sebabnya...
- 7Belanja Rp20.000 di Pasar Kota Jogja Bakal Dapat Smartphone
- 8Dampak El Nino, Status Siaga Darurat Kekeringan Sleman Berpotensi Diperpanjang
- 9Melihat Tradisi Sedekah Jageran yang Sudah Berlangsung 16 Tahun Lamanya
- 10Diikuti 1.000 Peserta, Pengibaran Bendera Merah Putih di Laut Selatan Berlangsung Aman









