Jogja

Waspada Potensi Peningkatan Kebakaran Lahan di Sleman Tahun Ini

Atiek Widyastuti | 30 Juli 2026, 19:15 WIB
Waspada Potensi Peningkatan Kebakaran Lahan di Sleman Tahun Ini
Ilustrasi kebakaran. (Dok. Akurat.co)

Akurat.co, Jogja - Setiap masuk musim kemarau, salah satu bencana yang harus diwaspadai adalah kebakaran.

Dalam sembilan tahun terakhir, kasus kebakaran di Kabupaten Sleman menunjukkan pola yang fluktuatif.

Merujuk pada data di Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Sleman mencatat, jumlah kebakaran lahan sempat mencapai puncaknya pada 2023 dengan 156 kejadian sebelum. Dan angkanya cenderung menurun dalam tiga tahun setelahnya.

Sepanjang periode 2017 hingga Semester I 2026, tercatat sebanyak 371 kebakaran lahan terjadi di Sleman atau rata-rata sekitar 37 kejadian setiap tahun.

Baca Juga: Disperindag Sleman Jamin Stabilitas Harga Pangan Lewat Aplikasi SIHARPA

Kepala Satpol PP Sleman Indra Darmawan menjelaskan, lonjakan kasus pada 2023 dipicu oleh musim kemarau panjang yang menyebabkan vegetasi mengering sehingga lebih mudah terbakar.

"Kondisi cuaca yang panas dan kering menjadi faktor utama yang meningkatkan potensi terjadinya kebakaran lahan. Meski demikian, sebagian besar kejadian kebakaran tetap dipicu oleh aktivitas manusia," ujarnya, Kamis (30/07/2026).

Indra menjelaskan, jika kondisi cuaca yang panas dan kering sangat berpengaruh terhadap meningkatnya potensi timbulnya kebakaran.

Diakuinya, jumlah kebakaran lahan berpotensi meningkat pada tahun ini seiring prediksi musim kemarau yang lebih panjang dan kering.

Baca Juga: Sleman Siap Berangkatkan 2 Keluarga Transmigrasi Ke Poso, Dibekali Ini…

Dan tidak menutup kemungkinan di tahun ini. Mengingat, sifat kemaraunya kurang lebih sama dengan tahun 2023 lalu.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.