Jogja

UAJY Sanksi Mahasiswa yang Terkait Polemik Publikasi Ilmiah

Atiek Widyastuti | 1 Juni 2026, 17:26 WIB
UAJY Sanksi Mahasiswa yang Terkait Polemik Publikasi Ilmiah
Kampus FH UAJY. (Istimewa)

Akurat.co, Jogja - Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) buka suara terkait keterlibatan empat mahasiswa dalam penulisan abstrak dan presentasi pada sejumlah konferensi internasional bidang Kedokteran yang akhir-akhir ramai dibicarakan di media sosial.

Berdasarkan hasil penelusuran dan investigasi internal UAJY, terdapat empat mahasiswa yang tergabung dalam komunitas eksternal bernama The Pranala Institute.

Tiga mahasiswa program Sarjana Program Studi Akuntansi dan satu mahasiswa Program Sarjana Program Studi Manajemen.

Berdasarkan penelusuran, The Pranala Institute yang dimaksud berbeda dengan Pranala Institute yang berpusat di Surabaya. Melalui komunitas tersebut, para mahasiswa ditawari kesempatan untuk berpartisipasi dalam konferensi internasional dengan berbagai manfaat yang dijanjikan.

Baca Juga: Hadiri Forum di Taiwan, UAJY Gelorakan Semangat Humanisme dan Kolaborasi Global

"Termasuk peluang memperoleh travel grant untuk menghadiri konferensi internasional," kata Ike Devi Sulistyaningtyas selaku Kepala Kantor Hubungan Masyarakat UAJY dalam keterangan tertulisnya, Senin (01/06/2026).

Dari keterangan yang diperoleh, para mahasiswa mengasumsikan keterlibatan mereka merupakan bagian dari aktivitas akademik yang sah dan bermanfaat bagi pengembangan kapasitas diri.

Namun demikian, hasil investigasi menunjukkan kontribusi mahasiswa dalam proses penulisan abstrak, pengiriman (submission), registrasi, maupun presentasi tidak sebanding dengan posisi sebagai penulis yang kemudian dicantumkan pada sejumlah abstrak dan poster publikasi tersebut.

UAJY memandang, para mahasiswa kurang memahami standar internasional mengenai etika penelitian, authorship, konferensi internasional dan tata kelola publikasi ilmiah.

Baca Juga: UKM Karate UAJY Raih Juara Umum III di Kerjunas Sunan Kalijaga Cup XII 2026

"Oleh karena itu, universitas akan memberikan sanksi akademik kepada mahasiswa dengan mengedepankan pendekatan pembinaan. Sambil tetap melakukan evaluasi akademik secara objektif dan menyeluruh," tegasnya.

Pihak universitas memastikan, keterlibatan mahasiswa tersebut tidak dilakukan atas penugasan resmi, persetujuan institusi, bimbingan dosen, maupun program penelitian yang diselenggarakan oleh UAJY.

UAJY menduga, pelibatan mahasiswa dan penggunaan afiliasi universitas dimaksudkan untuk memperkuat legitimasi untuk memperoleh travel grant yang diinginkan.

UAJY menegaskan, integritas akademik merupakan nilai fundamental yang harus dijaga oleh seluruh sivitas akademika. Pada saat yang sama, universitas juga berkewajiban memberikan pembinaan kepada mahasiswa agar tidak terlibat praktik-praktik yang berpotensi menyesatkan atau tidak sesuai dengan standar keilmuan yang berlaku secara umum.

Baca Juga: UAJY Perkuat Komitmen Inovasi dan Kekayaan Intelektual Bersama Kemenkum DIY

"Kami akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan bahwa setiap aktivitas akademik yang mengatasnamakan universitas dilakukan secara bertanggung jawab, transparan, dan sesuai dengan prinsip-prinsip etika akademik," tegas Ike.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.