2,3 Juta Anak Indonesia Belum Imunisasi, Dosen UMY: Alarm Kesehatan RI

Akurat.co,Jogja-Data Kementerian Kesehatan RI 2025 menunjukkan sebanyak 2,3 juta anak belum memperoleh imunisasi.
Dosen Kedokteran Anak UMY, Bambang Edi Susyanto mengatakan, hal tersebut menjadi alarm bagi kesehatan dan persoalan tumbuh kembang anak ke depannya.
Meski ia menyebut angka tersebut merupakan data proyeksi, tapi tetap saja harus menjadi perhatian serius.
Baca Juga: 18 Anak Anak Korban Daycare Little Aresha Dinyatakan Kurang Gizi
Itu menunjukkan masih banyak anak yang belum mendapatkan perlindungan optimal.
“Indonesia berada pada peringkat keenam dunia dalam jumlah anak zero-dose," katanya dikutip dari laman resmi UMY, Kamis (11/6/2026)
Zero-dose adalah anak yang hingga usia sekitar satu tahun belum memperoleh imunisasi sesuai dengan usianya.
Kondisi ini tentu mengkhawatirkan karena dapat berdampak pada kesehatan dan tumbuh kembang anak.
Dampak bagi anak yang tak imunisasi
Menurut Bambang, imunisasi merupakan intervensi kesehatan yang paling efektif. Imunisasi berguna untuk mencegah berbagai penyakit menular berbahaya.
Ketika seorang anak tidak memperoleh perlindungan, risiko terpapar penyakit infeksi akan meningkat. Kondisi ini dapat berujung pada komplikasi serius hingga kematian.
“Banyak penyakit yang sebenarnya dapat dicegah melalui imunisasi," terangnya.
Baca Juga: Wakil Rektor UMY Sebut Korupsi Material Penyebab Infrastruktur RI Cepat Rusak
Ia menyebut imunisasi BCG yang bertujuan mencegah tuberkulosis berat, imunisasi DPT untuk mencegah difteri, pertusis, dan tetanus.
"Penyakit-penyakit tersebut bukan penyakit ringan karena dapat menimbulkan komplikasi yang mengancam jiwa,” jelasnya.
Ia berharap para orang tua tidak menunda pemberian imunisasi kepada anak.
Manfaat yang diberikan jauh lebih besar dibandingkan efek samping ringan yang mungkin muncul.
Menurutnya, peningkatan cakupan imunisasi menjadi langkah penting.
Langkah ini bisa mencegah munculnya kembali penyakit yang sebenarnya telah dikendalikan.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 4Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 5Tangan di Saku, Manajer PSIM Iksan Mahar Meminta Maaf
- 6Hadapi PSIM, PSM Makassar Lakukan Persiapan Khusus
- 7Kapolda Baru DIY Bakal Terbitkan Aturan Unjuk Rasa
- 8Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam







