UPN "Veteran" Yogyakarta Gelar Jambore dan Olimpiade Bela Negara 2026

Akurat.co, Jogja - Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Yogyakarta menyelenggarakan Jambore dan Olimpiade Bela Negara 2026 di Kompleks Candi Prambanan, Jumat (26/06/2026) - Minggu (29/06/2026).
Mengusung tema "Bela Negara untuk Keadilan Energi dan Ketahanan Terhadap Bencana dalam Rangka Menghadapi Indonesia Emas Tahun 2045", kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat implementasi nilai-nilai Bela Negara sekaligus refleksi peringatan 20 tahun Gempa Bumi Yogyakarta 2006.
Jambore ini diikuti oleh 100 peserta dari berbagai kalangan. Mulai dari mahasiswa, akademisi, politisi, praktisi, pelaku industri dan budayawan.
Inisiator Jambore dan Olimpiade Bela Negara, Prof Sari Bahagiarti Kusumayudha menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan sekaligus menguatkan nilai-nilai Bela Negara dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Juga: UPN 'Veteran' Yogyakarta Seleksi 194 Generasi Unggul Papua Lewat Program Beasiswa YPMAK
“Kegiatan ini pada dasarnya untuk mengingatkan kembali para peserta tentang nilai-nilai Bela Negara. Mengajak kembali mereka untuk mengimplementasikan nilai-nilai Bela Negara dalam kehidupan sehari-hari. Tidak sebatas jargon,” ujar Prof. Sari yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Jambore dan Olimpiade Bela Negara 2026.
Prof Sari menambahkan, penyelenggaraan Jambore dan Olimpiade Bela Negara 2026 menjadi bagian dari momentum peringatan 20 tahun Gempa Bumi Yogyakarta yang terjadi pada 2006. Sekaligus menyambut Dies Natalis ke-68 UPN "Veteran" Yogyakarta yang akan diperingati pada Desember 2026.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, para peserta diajak mengunjungi Monumen Gempa Yogyakarta di Dusun Potrobayan, Kabupaten Bantul, serta menelusuri jejak bencana erupsi Gunung Merapi tahun 2010.
Kunjungan tersebut bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung mengenai pentingnya kesiapsiagaan, mitigasi dan semangat gotong royong dalam menghadapi bencana.
Baca Juga: UPN Veteran Yogyakarta Siapkan 9 Lokasi untuk Ujian SM Bela Negara 1, Diikuti 8.801 Peserta
Menurut Prof. Sari, kepedulian terhadap penanggulangan bencana merupakan salah satu bentuk nyata implementasi nilai-nilai Bela Negara.
“Implementasi Bela Negara terkait kebencanaan, sikap tanggap darurat itu juga salah satu bentuk Bela Negara. Peduli terhadap korban bencana itu juga implementasi dari Bela Negara,” ujar Prof Sari,
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mengikuti rangkaian kegiatan yang memadukan diskusi, pembelajaran, penguatan karakter, aksi sosial, hingga kompetisi berorientasi penguatan nilai-nilai Bela Negara.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Upacara Pembukaan di Lapangan UPN “Veteran” Yogyakarta, Sabtu (27/6/2026). Dalam kesempatan tersebut ada Demonstrasi Penanganan Bencana yang diperagakan oleh empat Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Bela Negara di UPN “Veteran” Yogyakarta yakni UKM Menwa, UKM Mapala, UKM KSR dan UKM Pramuka. Demonstrasi ini menampilkan praktik kesiapsiagaan dan respon tanggap darurat sebagai implementasi nyata nilai-nilai Bela Negara dalam menghadapi bencana.
Baca Juga: UPN “Veteran” Yogyakarta Umumkan Seleksi Terbuka Pemilihan Rektor Periode 2026-2030
Dilanjut Sarasehan Bela Negara, bakti sosial dan widya wisata ke Dusun Potrobayan, Kabupaten Bantul, sebagai bagian dari peringatan 20 tahun Gempa Bumi Yogyakarta 2006.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Warga Sleman Jangan Panik! Sirine EWS Merapi Bakal Berbunyi Serentak 17 Agustus, Ini Alasannya
- 2Ega Rizky: Belum Kepikiran Pensiun, Masih Mau Berkarier Sakmampune
- 3LKBN Antara Gelar Pameran Fotografi 'Merdeka' di Titik Nol Kilometer Yogya
- 4Dari Posko NTT, Dirut PLN Pastikan Pasokan Listrik Aman selama Pelaksanaan HUT ke-81
- 5Lansia Hilang Saat Cari Rumput di Hutan Pathuk Tritis Sleman
- 6Tangan Kroniyah Gemetar Saat Terima Kunci Rumah, Ini Sebabnya...
- 7Belanja Rp20.000 di Pasar Kota Jogja Bakal Dapat Smartphone
- 8Dampak El Nino, Status Siaga Darurat Kekeringan Sleman Berpotensi Diperpanjang
- 9Melihat Tradisi Sedekah Jageran yang Sudah Berlangsung 16 Tahun Lamanya
- 10Diikuti 1.000 Peserta, Pengibaran Bendera Merah Putih di Laut Selatan Berlangsung Aman









