Jogja

4.250 Mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta Mengabdi ke Masyarakat

Atiek Widyastuti | 1 Juli 2026, 17:12 WIB
4.250 Mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta Mengabdi ke Masyarakat
Mahasiswa UPN Veteran Yogyakarta siap terjun pengabdian masyarakat. (Istimewa)

Akurat.co, Jogja - Sebanyak 4.250 mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional (UPN) 'Veteran' Yogyakarta mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Bela Negara Angkatan 84 Periode 2.

Mereka akan disebar di 135 desa dan kalurahan/kelurahan yang terbesar di DIY dan Jawa Tengah untuk melakukan pengabdian pada masyarakat. KKN kali ini akan mengusung program ketahanan energi, pangan dan lingkungan.

Rektor UPN 'Veteran' Yogyakarta Prof Mohamad Irhas Effendi melepas langsung mahasiswa di Lapangan Rektorat, Senin (01/07/2026). Selama satu bulan ke depan, mahasiswa akan belajar dan mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan nilai-nilai Bela Negara di tengah masyarakat.

“Dalam satu bulan ke depan, para mahasiswa akan belajar bukan hanya dari buku tetapi juga dari kehidupan di masyarakat. Karena esensi KKN adalah kita harus selalu mampu untuk belajar bersama masyarakat, permasalahan yang dihadapi, juga potensi lokal yang ada di masyarakat serta harus mampu bekerja sama untuk menciptakan solusi bersama masyarakat,” ujar Rektor.

Baca Juga: Ini Dia 4 Bakal Calon Rektor UPN 'Veteran' Yogyakarta Periode 2026 - 2030

Rektor mengungkapkan, jumlah peserta KKN Bela Negara Angkatan 84 Periode 2 merupakan yang terbesar sejak pelaksanaan KKN Tematik pasca gempa bumi Yogyakarta pada 2006.

Kepala Pusat KKN dan Teknologi Tepat Guna (TTG) LPPM UPN “Veteran” Yogyakarta, Eni Muryani menyampaikan, KKN Bela Negara Angkatan 84 Periode 2 mengusung tema “Perwujudan Nilai-Nilai Bela Negara Melalui Ketahanan Pangan, Energi dan Lingkungan”.

Tema tersebut selanjutnya dikembangkan menjadi tema-tema lebih spesifik untuk tiap-tiap kelompok, menyesuaikan permasalahan dan potensi di setiap lokasi pengabdian.

KKN Bela Negara juga menjadi wujud kontribusi UPN “Veteran” Yogyakarta dalam mendukung pencapaian lima Sustainable Development Goals (SDG’s) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya SDG’s nomor 1 (tanpa kemiskinan), SDG’s nomor 2 (tanpa kelaparan), SDG’s nomor 4 (pendidikan berkualitas), SDG’s nomor 7 (energi bersih) dan SDG’s nomor 14 (kemitraan).

Baca Juga: UPN "Veteran" Yogyakarta Gelar Jambore dan Olimpiade Bela Negara 2026

“Kami berharap kegiatan KKN Bela Negara ini dapat menjadi wujud program Kampus Berdampak dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi,” jelasnya.

Sebelum diterjunkan ke Lokasi KKN, seluruh peserta telah mengikuti program Bakti Kampus, bekerjasama dengan Tim Green Metric dan Tim Peneliti Zero Waste UPN “Veteran” Yogyakarta. Lewat program Bakti Kampus, mahasiswa dibekali sembilan tema. Antara lain, edukasi pemilahan dan pengolahan sampah, Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3), perilaku hemat energi dan Zero Waste Lifestyle.

“KKN BN UPN Veteran Yogyakarta di berbagai lokasi DIY dan Jateng diharapkan dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa dalam mengembangkan sikap kepedulian sosial, meningkatkan keterampilan dalam memecahkan masalah, pemberdayaan masyarakat, serta memberikan kontribusi nyata dan berkelanjutan bagi tiap-tiap lokasi” ujarnya.

Baca Juga: UPN 'Veteran' Yogyakarta Seleksi 194 Generasi Unggul Papua Lewat Program Beasiswa YPMAK

Sebanyak 4.250 mahasiswa peserta KKN Bela Negara terbagi ke dalam 426 kelompok yang masing-masing beranggotakan 9–10 mahasiswa. Seluruh kelompok akan didampingi oleh 146 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) selama pelaksanaan program.

Sebagai bentuk komitmen dalam memberikan perlindungan kepada mahasiswa, UPN “Veteran” Yogyakarta mengikutsertakan seluruh peserta KKN dalam program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) dari BPJS Ketenagakerjaan. Dengan perlindungan melalui program jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan ini, diharapkan memberikan rasa aman bagi mahasiswa selama menjalani program KKN.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.