Kampus 2 UIN Sunan Kalijaga Segera Dibangun di Bantul

Akurat.co,Jogja-Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta segera membangun Kampus 2 di Pajangan, Bantul.
Saat ini tahapan pembangunan sudah diawali dengan pekerjaan pengerasan tanah setelah sebelumnya perencanaan dan persiapan.
Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan UIN Sunan Kalijaga, Prof. Dr. Mochamad Sodik menegaskan bahwa pembangunan Kampus 2 merupakan ikhtiar besar yang membutuhkan komitmen bersama.
Menurutnya, tantangan pembangunan ke depan akan semakin kompleks, sehingga keberhasilannya tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga oleh semangat kolaborasi seluruh pihak yang terlibat.
Baca Juga: Diiringi Gamelan dan Prajurit, UIN Lepas 3.725 Mahasiswa KKN Angkatan 120
Semangat gotong royong itulah yang diharapkan mewarnai pembangunan Kampus 2, mulai dari pembangunan infrastruktur dasar hingga pengembangan kawasan secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan.
Pembangunan dipandang sebagai proses berkelanjutan yang tidak hanya ditujukan bagi kepentingan institusi, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar dan generasi mendatang.
"Tasarruful imam 'ala ar-ra'iyyah manutun bil maslahah, setiap kebijakan harus berorientasi pada kemaslahatan masyarakat," ujarnya dilansir dari laman resmi UIN, Kamis (23/7/2026).
Karena itu, lanjytnya, seluruh proses pembangunan diupayakan mampu menghadirkan manfaat yang luas dengan tetap mengedepankan nilai-nilai tanggung jawab dan kebersamaan.
Aspek keberlanjutan lingkungan turut menjadi perhatian dalam pengembangan kawasan Kampus 2.
Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUK) UIN Jogja, Dr. Ali Sodiq menjelaskan bahwa pembangunan tidak hanya berorientasi pada penyediaan infrastruktur, tetapi juga memperhatikan kelestarian lingkungan.
Pemanfaatan jaringan air bersih, pembangunan danau sebagai tampungan air, serta berbagai upaya konservasi menjadi bagian dari perencanaan agar Pembangunan tidak merusak alam, tapi justru mampu memperbaiki kondisi lingkungan yang ada.
Sementara itu, Kepala Bagian Umum, Radiman, menjelaskan bahwa pekerjaan pengerasan jalan direncanakan berlangsung selama empat bulan kalender.
Pelaksanaannya akan mempertimbangkan kondisi topografi kawasan.
Karena itu, koordinasi lintas pihak akan terus dilakukan agar solusi teknis yang diambil tidak mengganggu fungsi infrastruktur yang telah ada.
Selain kesiapan teknis, tata kelola proyek juga menjadi perhatian utama.
Baca Juga: Baru Dibuka, Prodi Kedokteran UIN Sunan Kalijaga Banjir Pendaftar
Kepala Satuan Pengawas Internal (SPI) UIN Sunan Kalijaga, Dr. Shaleh, menyampaikan bahwa setiap tahapan pekerjaan akan didampingi auditor internal sejak awal pelaksanaan hingga proses serah terima.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Warga Sleman Jangan Panik! Sirine EWS Merapi Bakal Berbunyi Serentak 17 Agustus, Ini Alasannya
- 2Ega Rizky: Belum Kepikiran Pensiun, Masih Mau Berkarier Sakmampune
- 3Dari Posko NTT, Dirut PLN Pastikan Pasokan Listrik Aman selama Pelaksanaan HUT ke-81
- 4LKBN Antara Gelar Pameran Fotografi 'Merdeka' di Titik Nol Kilometer Yogya
- 5Belanja Rp20.000 di Pasar Kota Jogja Bakal Dapat Smartphone
- 6Lansia Hilang Saat Cari Rumput di Hutan Pathuk Tritis Sleman
- 7Tangan Kroniyah Gemetar Saat Terima Kunci Rumah, Ini Sebabnya...
- 8FTI UAJY Perkuat Kemampuan Komunikasi antara Dosen dengan Mahasiswa
- 9Donatsur, Donat Lembut Jogja yang Selalu Antre Pembeli
- 10Melihat Tradisi Sedekah Jageran yang Sudah Berlangsung 16 Tahun Lamanya








