Mahasiswa KKN UIN Jogja Kenalkan Game Kartu Edukasi Stop Bullying Siswa SD di Kalbar

Akurat.co,Jogja-Mahasiswa KKN UIN Sunan Kalijaga Jogjakarta mengenalkan game kartu sebagai sarana edukasi stop bullying kepada siswa SD di Kalimantan Barat.
Upaya ini dilakukan mahasiswa KKN dari Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial (IKS) UIN Sunan Kalijaga.
Mereka bekerja sama dengan Tim Bentang Sintang menyelenggarakan "Stop Bully Movement: Upaya Pencegahan Perundungan Sejak Dini melalui Media Game Kartu" di SDN 5 Sintang.
Salah satu mahasiswa penggagas ide, Aulia Rasyid, menjelaskan kartu-kartu yang dijadikan media stop bullying.
Baca Juga: Kampus 2 UIN Sunan Kalijaga Segera Dibangun di Bantul
Media kartu yang digunakan dalam kegiatan ini terdiri atas empat kategori, yaitu Kartu Situasi, Kartu Perasaan, Kartu Respon, dan Kartu Refleksi.
Keempat kategori tersebut dirancang untuk membantu siswa mengenali berbagai bentuk perundungan, memahami perasaan yang muncul dalam situasi tertentu, menentukan respons yang tepat, serta melakukan refleksi terhadap tindakan yang dapat dilakukan untuk mencegah dan memutus rantai perundungan.
Aulia mengatakan, melalui pendekatan berbasis permainan, siswa tidak hanya menerima materi secara satu arah, tetapi juga diajak untuk berdiskusi, berinteraksi, dan memahami isu perundungan melalui berbagai situasi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
"Metode ini dapat membuat proses edukasi menjadi lebih menyenangkan sekaligus membantu siswa memahami pentingnya menciptakan lingkungan pertemanan yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Stop Bully Movement diharapkan tidak berhenti sebagai sebuah kegiatan edukasi semata, tetapi juga dapat menjadi langkah awal dalam menumbuhkan kesadaran siswa untuk berani mengenali, mencegah, dan menghentikan tindakan perundungan sejak dini.
Anak-anak kelas IV dan VI SDN 5 Sintang tampak antusias mengikuti kegiatan yang diadakan Selasa (21/7/2026) dan Rabu (23/7/2026) lalu.
Baca Juga: Baru Dibuka, Prodi Kedokteran UIN Sunan Kalijaga Banjir Pendaftar
Baca Juga: Baru Dibuka, Prodi Kedokteran UIN Sunan Kalijaga Banjir Pendaftar
Sebanyak tujuh fasilitator turut terlibat dalam mendampingi jalannya kegiatan, mulai dari mengarahkan permainan kartu, memantik interaksi antarsiswa, hingga membantu mereka merefleksikan kembali pemahaman tentang perundungan dan cara mencegahnya.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Warga Sleman Jangan Panik! Sirine EWS Merapi Bakal Berbunyi Serentak 17 Agustus, Ini Alasannya
- 2Ega Rizky: Belum Kepikiran Pensiun, Masih Mau Berkarier Sakmampune
- 3LKBN Antara Gelar Pameran Fotografi 'Merdeka' di Titik Nol Kilometer Yogya
- 4Dari Posko NTT, Dirut PLN Pastikan Pasokan Listrik Aman selama Pelaksanaan HUT ke-81
- 5Lansia Hilang Saat Cari Rumput di Hutan Pathuk Tritis Sleman
- 6Tangan Kroniyah Gemetar Saat Terima Kunci Rumah, Ini Sebabnya...
- 7Belanja Rp20.000 di Pasar Kota Jogja Bakal Dapat Smartphone
- 8Dampak El Nino, Status Siaga Darurat Kekeringan Sleman Berpotensi Diperpanjang
- 9Melihat Tradisi Sedekah Jageran yang Sudah Berlangsung 16 Tahun Lamanya
- 10Diikuti 1.000 Peserta, Pengibaran Bendera Merah Putih di Laut Selatan Berlangsung Aman








