Begini Upaya Pemerintah Gunungkidul Menekan Angka Kemiskinan, Gunakan Potensi dan Kearifan Lokal

Akurat.co, Jogja-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul memiliki terobosan menarik dalam mengatasi angka kemiskinan di wilayahnya.
Dengan pendekatan potensi dan kearifan lokal, Pemkab Gunungkidul memiliki program Gerakan Pengembangan Pangan dan Gizi atau Gerbang Pagi.
Gerakan ini sebenarnya sederhana. Yaitu mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan guna ditanami sayuran, hingga mewajibkan penggunaan olahan pangan lokal dalam setiap kegiatan Pemda.
Bupati Endah Subekti Kuntariningsih menginstruksikan setiap ASN di lingkungan Pemkab Gunungkidul untuk memberikan contoh kepada masyarakat terkait pemanfaatan lahan pekarangan rumah serta lahan perkantoran.
Baca Juga: Catat! Berikut Jadwal SIM Keliling Sat Lantas Polresta Sleman Di Bulan Agustus 2025
Bupati Endah sudah mencontohkan langsung dengan memenuhi halaman rumah dinasnya dengan aneka jenis tanaman sayur dan buah.
"Untuk seluruh warga masyarakat, yang dimulai dari ASN, ini wajib di rumahnya menanam tanaman sayuran dan juga tanaman obat-obatan sebagai bagian dari upaya untuk mengurangi pengeluaran rumah tangga," kata Endah Subekti.
Selain itu, setiap acara di lingkungan Pemda juga diwajibkan memakai hidangan olahan pangan lokal yang dipesan melalui Kelompok Wanita Tani, hingga menggunakan dekorasi dan suvenir dari produk hasil pertanian lokal.
Baca Juga: Mulai 1 Agustus 2025, KAI Daops 6 Yogyakarta Tambah Luxury Lounge di Lantai 2 Stasiun Yogyakarta
Upaya ini diharapkan mampu menekan angka kemiskinan di wilayah Gunungkidul.
Data 2024 menunjukkan jumlah penduduk miskin di Bantul mencapai 120.41 orang atau sekitar 15,18 persen.
Mereka yang berada di garis kemiskinan adalah penduduk dengan penghasilan Rp401,209 per kapita, per bulan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Warga Sleman Jangan Panik! Sirine EWS Merapi Bakal Berbunyi Serentak 17 Agustus, Ini Alasannya
- 2Tangan Kroniyah Gemetar Saat Terima Kunci Rumah, Ini Sebabnya...
- 3Dari Posko NTT, Dirut PLN Pastikan Pasokan Listrik Aman selama Pelaksanaan HUT ke-81
- 4Lansia Hilang Saat Cari Rumput di Hutan Pathuk Tritis Sleman
- 5Donatsur, Donat Lembut Jogja yang Selalu Antre Pembeli
- 6Dampak El Nino, Status Siaga Darurat Kekeringan Sleman Berpotensi Diperpanjang
- 7FTI UAJY Perkuat Kemampuan Komunikasi antara Dosen dengan Mahasiswa
- 8Penampilan Polisi Cilik di Upacara Penurunan Bendera Pemkab Kulon Progo Pukau Masyarakat
- 9Donatsur, Donat Lembut Jogja yang Selalu Antre Pembeli
- 10Melihat Tradisi Sedekah Jageran yang Sudah Berlangsung 16 Tahun Lamanya









