Terungkap, Segini Rata-rata Uang yang Dihabiskan Wisatawan selama di Yogyakarta

Akurat.co,Jogja-Berapa sih rata-rata uang yang dihabiskan seorang wisawatan selama di Kota Yogyakarta?
Sebagai daerah tujuan wisata, ekonomi Yogyakarta salah satunya ditopang dari sektor ini.
Tak heran, bertumbuhlah usaha oleh-oleh, merchandise, dan lainnya. Termasuk kuliner.
Para wisawatan yang berkunjung ke Yogyakarta pasti akan membelanjakan uangnya untuk hal-hal tersebut, selain tiket ke area wisata tentu saja.
Nah, berdasarkan data dari Dinas Pariwisata Kota Jogja, jumlah kunjungan wisatawan pada tahun 2024 mencapai 10.030.210 wisatawan, dengan rata-rata lama tinggal 1,8 hari. Dan rata-rata pengeluaran Rp 2.259.943 per wisatawan.
Baca Juga: Kelok 18 JJLS Bakal jadi Magnet Baru Wisata Alam Yogyakarta, Ini Update Pembangunannya
Jumlah wisawatan hingga bulan Agustus 2025, sudah tercatat 7.472.412 wisatawan dengan lama tinggal rata-rata 1,75 hari dan pengeluaran Rp 2.420.863 per orang.
Angka itu diperkirakan terus meningkat hingga akhir tahun, terutama pada momentum libur Natal dan Tahun Baru.
Pemkot siapkan sister city
Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan mengatakan, akan berupaya meningkatkan pariwisata Yogyakarta dengan bekerja sama dengan daerah lain melalui program Sister City.
“Insyaallah pada tahun 2026 kita akan menjembatani kolaborasi ini dengan lebih baik. Untuk saling mendukung pengembangan pariwisata, termasuk penguatan potensi desa wisata,” ujarnya.
Sedangkan salah satu kegiatan yang akan dilakukan dalam waktu dekat guna meningkatkan pariwisata Jogja adalah adanya Tourism Exhibition 2025.
Acara ini dijadwalkan akan berlangsung pada tanggal 8 November 2025 di Plaza Malioboro, Yogyakarta.
Baca Juga: Museum Anaia dan Alisha, Wisata Edukatif dengan Latar Instagramable
Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Wahyu Hendratmoko menjelaskan, Tourism Exhibition 2025 bertujuan untuk meningkatkan promosi pariwisata secara luas dan terintegrasi serta menjadi wadah bagi pelaku industri untuk membangun jejaring.
“Penyelenggaraan pameran ini diharapkan menjadi momentum sinergi antar-stakeholder pariwisata, memperkuat branding destinasi, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya dikutip dari laman resmi Pemkot Jogja.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 8Perjuangan Muhammad Yunus Kuliah di UNY, jadi Ojol Makanan saat Waktu Luang
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam









