Jogja

Terungkap, Segini Rata-rata Uang yang Dihabiskan Wisatawan selama di Yogyakarta

M. Mubin Wibawa | 31 Oktober 2025, 08:05 WIB
Terungkap, Segini Rata-rata Uang yang Dihabiskan Wisatawan selama di Yogyakarta

Akurat.co,Jogja-Berapa sih rata-rata uang yang dihabiskan seorang wisawatan selama di Kota Yogyakarta?

Sebagai daerah tujuan wisata, ekonomi Yogyakarta salah satunya ditopang dari sektor ini.

Tak heran, bertumbuhlah usaha oleh-oleh, merchandise, dan lainnya. Termasuk kuliner.

Para wisawatan yang berkunjung ke Yogyakarta pasti akan membelanjakan uangnya untuk hal-hal tersebut, selain tiket ke area wisata tentu saja.

Nah, berdasarkan data dari Dinas Pariwisata Kota Jogja, jumlah kunjungan wisatawan pada tahun 2024 mencapai 10.030.210 wisatawan, dengan rata-rata lama tinggal 1,8 hari. Dan rata-rata pengeluaran Rp 2.259.943 per wisatawan.

Baca Juga: Kelok 18 JJLS Bakal jadi Magnet Baru Wisata Alam Yogyakarta, Ini Update Pembangunannya

Jumlah wisawatan hingga bulan Agustus 2025, sudah tercatat 7.472.412 wisatawan dengan lama tinggal rata-rata 1,75 hari dan pengeluaran Rp 2.420.863 per orang.

Angka itu diperkirakan terus meningkat hingga akhir tahun, terutama pada momentum libur Natal dan Tahun Baru.

Pemkot siapkan sister city

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan mengatakan, akan berupaya meningkatkan pariwisata Yogyakarta dengan bekerja sama dengan daerah lain melalui program Sister City.

“Insyaallah pada tahun 2026 kita akan menjembatani kolaborasi ini dengan lebih baik. Untuk saling mendukung pengembangan pariwisata, termasuk penguatan potensi desa wisata,” ujarnya.

Sedangkan salah satu kegiatan yang akan dilakukan dalam waktu dekat guna meningkatkan pariwisata Jogja adalah adanya Tourism Exhibition 2025.

Acara ini dijadwalkan akan berlangsung pada tanggal 8 November 2025 di Plaza Malioboro, Yogyakarta.

Baca Juga: Museum Anaia dan Alisha, Wisata Edukatif dengan Latar Instagramable

Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Wahyu Hendratmoko menjelaskan, Tourism Exhibition 2025 bertujuan untuk meningkatkan promosi pariwisata secara luas dan terintegrasi serta menjadi wadah bagi pelaku industri untuk membangun jejaring.

“Penyelenggaraan pameran ini diharapkan menjadi momentum sinergi antar-stakeholder pariwisata, memperkuat branding destinasi, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya dikutip dari laman resmi Pemkot Jogja.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.