Jogja

Jelang Angkutan Nataru, KAI Properti Gencarkan Edukasi ke Masyarakat untuk Mendahulukan Kereta

Yudi Permana | 9 Desember 2025, 16:01 WIB
Jelang Angkutan Nataru, KAI Properti Gencarkan Edukasi ke Masyarakat untuk Mendahulukan Kereta

Akurat.co, Jogja - Jelang masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, KAI Properti bersama Daop 6 meningkatkan intensitas sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang. Salah satu titik yang menjadi fokus kali ini adalah JPL 116 Stasiun Solo Balapan.

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan frekuensi perjalanan kereta api yang meningkat signifikan selama masa libur panjang Nataru.

Melalui kegiatan edukasi langsung di lapangan, KAI Properti menekankan kembali kewajiban hukum bagi pengguna jalan untuk mendahulukan perjalanan kereta api.

Sekretaris Perusahaan KAI Properti Ramdhani Subagja mengatakan, kesadaran masyarakat dan kepatuhan menjadi faktor utama dalam menjaga keselamatan bersama.

Baca Juga: Korban Bencana Diusulkan Gratis Pengurusan Dokumen, Pengamat Nilai sebagai Langkah Penting Pemulihan Pascabencana

Di masa Nataru, frekuensi perjalanan KA meningkat. Masyarakat harus terus diingatkan untuk kewajiban mendahulukan KA adalah amanat Undang-Undang.

Keselamatan perjalanan KA yang membawa ribuan penumpang adalah nilai utama dan harus dilindungi.

"Kami meminta pengguna jalan mematuhi ketentuan yang berlaku demi kelancaran dan keselamatan bersama,” ujar Ramdhani dalam keterangan tertulis, Selasa (09/12/2025).

Dalam sosialisasi tersebut, petugas KAI Properti juga memaparkan aturan hukum yang mengatur prioritas perjalanan KA.

Baca Juga: Angka Stunting di Kota Jogja Turun, Anemia pada Remaja jadi Fokus Perhatian

Ramdhani menegaskan, pelanggaran di perlintasan sebidang bukan sekadar tindakan ceroboh, tetapi sudah masuk kategori pelanggaran hukum.

“Dengan adanya penegasan hukum ini, kami berharap masyarakat menyadari bahwa melanggar aturan di perlintasan sebidang bukan hanya membahayakan diri sendiri, tapi juga bisa berujung pada sanksi denda hingga pidana,” tambahnya.

Selain sosialisasi, KAI Properti akan memperkuat koordinasi dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI, pemerintah daerah, Kepolisian, dan pihak eksternal lainnya.

KAI Properti berharap Angkutan Nataru 2025/2026 berjalan aman, tertib, dan zero accident. Selain edukasi langsung, perusahaan juga menyiapkan materi kampanye keselamatan di media sosial, pemasangan spanduk himbauan, hingga pelibatan komunitas sekitar perlintasan.

Dengan mobilitas masyarakat yang diprediksi meningkat, KAI Properti mengajak pengguna jalan untuk lebih waspada, mematuhi rambu, dan memahami bahwa kereta api memiliki prioritas mutlak di setiap perlintasan sebidang.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.