Jogja

Selama Januari - Juni 2025, Segini Jumlah Wisatawan Di Kabupaten Sleman

Yudi Permana | 15 Juli 2025, 17:05 WIB
Selama Januari - Juni 2025, Segini Jumlah Wisatawan Di Kabupaten Sleman

Akurat.co, Jogja - Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sleman mencatat ada kenaikan tingkat kunjungan wisatawan selama periode Januari-Juni 2025.

Berdasarkan data, selama Januari hingga Juni 2025, terdapat 4,4 juta wisatawan yang datang ke Kabupaten Sleman.

Angka ini naik 8,9 persen dibandingkan periode yang sama di tahun lalu.

"Selama Januari hingga Juni 2025, Sleman sudah dikunjungi 4,4 juta wisatawan. Angka ini naik 8,9 persen dibandingkan tahun lalu pada periode yang sama," kata Kepala Dispar Sleman Ishadi Zahid, Selasa (15/07/2025).

Baca Juga: Lari Sambil Melewati 5 Bangunan Candi? Yuks Ikut Sleman Temple Run 2025...

Mengenai tujuan favorit wisatawan masih di Candi Prambanan. Diikuti Tebing Breksi, Lava Tour, Ibarbo dan Obelix. Kelima lokasi tersebut masih jadi tujuan utama wisatawan.

Dispar Sleman tetap terus berupaya melakukan promosi wisatawan. Salah satu faktor penggerak utama dalam mendatangkan wisatawan melalui direct promotion. Seperti table top dan travel dialog.

"Itu masih jadi yang efektif. Belum lama ini kita ajak sejumlah pelaku pariwisata. Seperti destinasi, hotel hingga pusat oleh-oleh ke luar kota. Disana kita undang 100 kepala sekolah SMA/K untuk jualan bareng. Dan biasanya langsung ada pesanan," ungkapnya.

Meski diakui Ishadi Zahid pasca ada himbauan larangan studi tersebut, sempat ada pembatalan paket wisata di Sleman. Namun, saat ini Sleman juga dapat limpahan wisatawan dari daerah lain.

Baca Juga: Hanya Di Tanggal Ini, TWC Berikan Akses Gratis Di 3 Destinasi Bagi Pengunjung, Penasaran?

"Tentu sempat berdampak ke kami. Namun untuk saat ini kita juga terus berupaya. Dan buktinya dibanding tahun lalu, kunjungan wisatawan juga naik," tegasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.