Lebih Dari 400 Ribu Wisatawan Pilih Sleman Jadi Destinasi Liburan Akhir Tahun

Akurat.co, Jogja - Sebanyak 437.213 wisatawan terpantau memilih destinasi wisata di Kabupaten Sleman untuk menghabiskan libur akhir tahun kali ini.
Angka tersebut telah melebihi dari target yang telah ditetapkan Dinas Pariwisata (Dispar) Sleman.
"Di momen libur akhir tahun, Dispar Sleman menargetkan 250-300 ribu wisatawan. Jumlah tersebut optimis akan didapat dalam rentan antara tanggal 22 Desember 2025 - 4 Januari 2026," kata Kepala Dispar Sleman Edy Winarya, Kamis (01/01/2025.
Untuk target belanja wisatawan berada diantara Rp 750 ribu hingga Rp 1 juta. Target durasi lama tinggal wisatawan berada dalam rentang 1-2 hari.
Baca Juga: Mampir Sarapan di Toko Bubur Sukacita Yogyakarta, Menunya Juara
Estimasi perputaran uang berada dalam kisaran Rp 187,5 milyar hingga Rp 600 miliar.
Berdasarkan pada data pergerakan wisatawan DIY terhitung sejak tanggal 15 - 31 Desember 2025, total ada 897.862 wisatawan.
Dari jumlah tersebut, 437.213 wisatawan memilih sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Sleman.
Puncak kunjungan terjadi terjadi, Sabtu 27 Desember 2025 dengan 59.279 wisatawan.
Endarto, dengan data tersebut, otomatis jumlah wisatawan telah melebihi target.
Baca Juga: Wisatawan Pertama Candi Prambanan di Tahun 2026, Dapat Kalungan Syal dan Dikawal Barisan Bregodo
Untuk destinasi favorit penyumbang angka terbesar antara lain Candi Prambanan, Ibarbo Park, wisata Jip Merapi dan kawasan Kaliurang.
Salah satu destinasi wisata favorit adalah Kaliurang. Di gerbang masuk Kaliurang, kendaraan plat luar DIY tampak mendominasi. Baik yang masuk maupun keluar.
Sedangkan menurut Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Sleman Kus Terkait Kaliurang yang masih jadi pilihan, karena sejumlah strategi yang telah disiapkan. Salah satunya adanya pentas seni dan budaya.
"Keberadaan pentas seni dan budaya menjadi daya tarik yang sangat kuat dan membuat suasana lebih ramai," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









