Menikmati Bebek Bacem Nglengis Sleman, Tampilan Glowup dengan Cita Rasa Empuk dan Khas

Akurat.co,Jogja-Tak pernah lelah memburu kuliner di Yogyakarta. Sampai di pelosok perkampungan pun ada kuliner nikmat dan melegenda.
Salah satunya adalah Bebek Bacem Nglengis, yang dikenal dengan penampilannya yang glowup.
Kuliner tradisional ini dikembangkan warga Padukuhan Nglengis, Kalurahan Banyurejo, Kapanewon Tempel, Kabupaten Sleman.
Baca Juga: Cuma Rp19.500, Nasi Bebek di Jogja Ini Masih Sediakan Es Teh Gratis bagi Mahasiswa
Cerita Bebek Bacem Nglengis berawal dari peternak bebek yang di sana.
Dulu para suami memelihara bebek petelur, lalu bebek afkir dimanfaatkan istrinya untuk dimasak bacem dengan tungku kayu.
Lama-lama banyak peminat hingga akhirnya berkembang menjadi sentra kuliner bebek.
Teknik dan resep yang hadirkan cita rasa berbeda
Untuk menciptakan cita rasa yang khas, pengolahan bebek pun memerlukan kesabaran dengan cara memasaknya juga menggunakan kayu bakar.
Bebek dibersihkan, dibumbui, lalu diungkep selama 2,5 hingga 4 jam.
Gula jawa dimasak terlebih dahulu agar meresap, kemudian santan ditambahkan hingga daging bebek empuk dan tidak alot.
Setelah itu, bebek dapat langsung disajikan atau digoreng sesuai selera.
Salah seorang penjual Bebek Bacem Nglengis, Hani Purwandani mengatakan, teknik bacem dipilih karena daging bebek yang sudah tua akan alot jika langsung digoreng.
Baca Juga: Warung Bebek Bejo Jombor, Kuliner Bebek Goreng yang Gurih dan Menggoda
Keistimewaan Bebek Bacem Nglengis tidak hanya terletak pada resepnya, tetapi juga pada makna namanya.
Selain merujuk pada lokasi asal, kata nglengis dalam bahasa Jawa bermakna legit dan berminyak, selaras dengan karakter rasa bebek bacem yang manis, gurih, dan kaya rempah.
Proses memasak menggunakan santan kelapa, gula jawa, serta rempah pilinan membuat bumbu meresap hingga ke serat daging.
Sebagai kuliner yang sudah masuk dalam daftgar Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia dari DIY pada 2025, perhatian Pemda DIY terhadap kelestarian dan perkembangan kuliner ini pun terus dilakukan.
Dukungan dilakukan melalui skema Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Kalurahan Banyurejo yang berasal dari Dana Keistimewaan (Danais) yang telah diberikan pada tahun 2023.
Dukungan tersebut dipergunakan untuk merenovasi dapur bagi para pelaku usaha bebek bacem, peningkatan kualitas olahan bebek bacem, pembangunan tugu penanda sentra bebek bacem, dan festival kuliner olahan bebek Banyurejo 2023.
Baca Juga: Bebek Rakyat, Kuliner Pecinta Bebek Goreng di Godean
Harapannya, dengan penataan sentra produksi olahan kuliner bebek yang layak, akan membawa tingkat keyakinan konsumen bahwa produksi dilakukan dengan spirit kualitas dan keamanan pangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









