Kisah Mistis Puncak Suroloyo yang Kini jadi Destinasi Favorit Pemburu Sunrise di Jogja

Akurat.co,Jogja- Puncak Suroloyo kini dikenal sebagai destinasi favorit pemburu matahari terbit atau sunrise di Yogyakarta.
Berada di ketinggian kurang lebih 981 meter di atas permukaan laut, Puncak Suroloyo menjadi titik tertinggi di kawasan Pegunungan Menoreh.
Dari tempat ini, hamparan lanskap Yogyakarta terbentang luas, menghadirkan sensasi seolah berdiri di atas awan, terutama saat kabut pagi perlahan tersibak oleh sinar matahari.
Dari gardu pandang, pengunjung dapat menyaksikan kemegahan Candi Borobudur yang tampak anggun di kejauhan, dikelilingi perbukitan hijau dan siluet gunung-gunung besar di sekitarnya.
Pada cuaca cerah, panorama semakin sempurna dengan latar Gunung Merapi dan Merbabu yang berdiri gagah di ufuk timur.
Tempat ini kerap dijuluki sebagai 'takhta tertinggi Menoreh', sebuah titik istimewa untuk merenung, menikmati sunyi, sekaligus mengagumi kebesaran alam.
Menyimpan cerita mistis
Di balik pesonanya yang banyak memikat wisatawan, Puncak Suroloyo juga menyimpan kisah mistis.
Dikutip dari laman resmi Pemkab Kulon Progo, Suroloyo juga menyimpan nilai spiritual yang kuat.
Setiap malam 1 Suro dalam penanggalan Jawa, kawasan ini ramai dikunjungi masyarakat untuk mengikuti prosesi Jamasan Pusaka.
Tradisi ini berupa pembersihan pusaka Tombak Kyai Manggolo Murti dan Songsong Kyai Manggolo Dewo, pusaka yang merupakan pemberian dari Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat.
Baca Juga: Hiking Puncak Suroloyo, Bonus Pemandangan Megah Candi Borobudur
Prosesi tersebut menjadi wujud penghormatan terhadap warisan budaya sekaligus pengingat akan keterkaitan antara alam, tradisi, dan nilai spiritual masyarakat setempat.
Suasana sakral yang menyelimuti Puncak Suroloyo pada malam tersebut menghadirkan pengalaman budaya yang autentik dan mendalam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Warga Sleman Jangan Panik! Sirine EWS Merapi Bakal Berbunyi Serentak 17 Agustus, Ini Alasannya
- 2Ega Rizky: Belum Kepikiran Pensiun, Masih Mau Berkarier Sakmampune
- 3LKBN Antara Gelar Pameran Fotografi 'Merdeka' di Titik Nol Kilometer Yogya
- 4Dari Posko NTT, Dirut PLN Pastikan Pasokan Listrik Aman selama Pelaksanaan HUT ke-81
- 5Lansia Hilang Saat Cari Rumput di Hutan Pathuk Tritis Sleman
- 6Tangan Kroniyah Gemetar Saat Terima Kunci Rumah, Ini Sebabnya...
- 7Belanja Rp20.000 di Pasar Kota Jogja Bakal Dapat Smartphone
- 8Dampak El Nino, Status Siaga Darurat Kekeringan Sleman Berpotensi Diperpanjang
- 9Melihat Tradisi Sedekah Jageran yang Sudah Berlangsung 16 Tahun Lamanya
- 10Diikuti 1.000 Peserta, Pengibaran Bendera Merah Putih di Laut Selatan Berlangsung Aman









