Jogja

Zabunch Prawirotaman, Tempat Sarapan dan Makan Burger Favorit Bule

Haris Ma'ani | 11 April 2026, 08:07 WIB
Zabunch Prawirotaman, Tempat Sarapan dan Makan Burger Favorit Bule
Zabunch Prawirotaman dengan menu favorit, burger blueberry. (foto:dok.zabunch)

Akurat.co,Jogja-Kalau kamu ingin merasakan sarapan dan makan burger yang jadi tempat favoritnya bule di Jogja, Zabunch adalah jawabannya.

Ya, Zabunch Breakfast and Burger dikenal sebagai tempat sarapan dan makan favoritnya bule.

Berada di Prawirotaman, tempat makan yang sudah memperoleh ribuan review di Google. Membuktikan betapa populernya dikalangan travellers.

Baca Juga: Resonansi Jogja, Cafe yang Sajikan Kopi, Ramen, dan Burger

Pak Moi Piepenbrok dalam reviewnya di Google mengaku terkesan dengan menu burger ayam pedas dan kentang gorengnya.

"Akhirnya saya menemukan cita rasa yang pas," katanya.

Siera Yanki, reviewer Google lain menuliskan kalau pelanggan yang datang ke sini wajib mencoba blueberry burgernya.

"Rasa manis dan asam segar dari blueberry yang dihancurkan berpadu sempurna dengan patty yang juicy. Benar-benar sepadan dengan waktu menunggunya," kesannya soal menu satu itu.

Untuk soal menu sepertinya enak-enak, ya. Tapi ada satu yang membuatmu kudu memerhatikan, terutama saat datang ke sana di jam sibuk.

Soal tempat makan dan parkirnya. Karena areanya kecil, kamu kudu menunggu tempat duduk kosong saat banyak pelanggan.

Baca Juga: Plai Cafe Jogja, Tempat Makan dan Ngopi Murah yang Tawarkan Suasana Nyaman

Selain itu, lantaran berada di kepadatan Jalan Prawirotaman, tempat makan semi outdoor ini juga kesusahan untuk memarkir kendaraan.

Opsi terbaik ke sini adalah dengan menggunakan sepeda atau transportasi online. Terutama di jam-jam sibuk.

Buka dari jam 07.30 wib-22.00 wib, Zabunch Prawirotaman menyediakan menu dikisaran harga Rp50.000-Rp70.000.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.