Jogja

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono Berharap Warga Gunungkidul Makin Sejahtera karena Ketersediaan Akses Air Bersih

M. Mubin Wibawa | 9 Oktober 2025, 07:05 WIB
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono Berharap Warga Gunungkidul Makin Sejahtera karena Ketersediaan Akses Air Bersih

Akurat.co, Jogja-Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X berharap warga Gunungkidul makin sejahtera karena ketersediaan air bersih di wilayah mereka.

Hal tersebut disampaikan Sri Sultan saat melakukan peninjauan pemanfaatan air tanah dan penyerahan sertifikat tanah di Gunungkidul, Rabu (8/10/2025).

Hadir bersama Sultan, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), serta Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) RI, Ossy Dermawan.

Baca Juga: UPN Veteran Yogyakarta Mulai Bangun Kampus Geosains di Gunungkidul

Sri Sultan mengungkapkan, dengan adanya akses air yang lebih memadai, masyarakat kini dapat memperoleh air bersih untuk kehidupan khususnya dalam pertanian.

“Yang dari biasa menanam di tempat-tempat yang cukup tandus, sekarang tanaman itu berubah, yang ditanam padi. Sehingga harapan saya, dia lebih sejahtera,” tutur Sultan.

Lebih lanjut, Sri Sultan menyinggung dampak ekonomi dari pemanfaatan air bersih khususnya sebagai saluran irigasi pertanian.

Ia menyebut, produksi padi yang meningkat diharapkan memberi tambahan penghasilan signifikan bagi petani.

Namun demikian, Sultan berpesan agar peningkatan pendapatan tidak diikuti perilaku konsumtif.

“Ambil disimpan dulu, mungkin untuk anak atau cucu yang memerlukan sekolah. Jangan konsumtif, lebih baik ditabung,” pesan Sultan.

Selain meninjau pemanfaatan air tanah, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan sertifikat tanah bagi warga Gunungkidul.

Dalam kesempatan tersebut, Sri Sultan berpesan agar masyarakat menjaga dokumen penting tersebut dengan baik.

Baca Juga: Megawati Beri Pesan ke BRIN Gunungkidul untuk Manfaatkan Sumber Daya Lokal

“Saya mohon Ibu-ibu, Bapak-bapak, sekarang sudah punya sertifikat, ya simpan baik-baik. Ojo didol, disimpan yang baik, hati-hati karena sertifikat itu untuk transaksi ekonomi bagi jual beli tanah,” pesan Sultan.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia, Dr. Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), juga mengapresiasi upaya Pemerintah Daerah DIY serta masyarakat dalam menjaga dan memanfaatkan sumber air di wilayah Gunungkidul.

“Kalau tadi kita melihat air yang mengalir dengan deras dan bersih, saya bisa melihat muka saya sendiri di atas air tadi, saking bersihnya," kata AHY.

Baca Juga: DPRD DIY Apresiasi Langkah Gubernur Tentang Usulan Raperda Transformasi Badan Usaha Kredit Pedesaan di Gunungkidul

Gunungkidul dulu kita kenal sebagai daerah yang tandus, sulit air, sehingga tentunya berpengaruh pada sektor pertanian, pangan, dan juga kehidupan masyarakat sehari-hari.

"Oleh karena itu, air sangat mendasar, tanpa air tidak ada kehidupan,” ujarnya.

Menko AHY menegaskan bahwa pembangunan irigasi merupakan langkah penting untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani.
Ia turut mengingatkan pentingnya menjaga sertifikat dengan baik dan tidak disalahgunakan.

“Tolong dijaga, seperti disampaikan oleh pak gubernur. Sertifikat hak milik ini benar-benar sesuatu yang berharga," tuturnya.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.