Yayasan Lima Lima Rastra Tanam 3.000 Pohon di Gunungkidul

Akurat.co, Jogja - Sebagai salah satu upaya untuk melestarikan alam di Kabupaten Gunungkidul, dilakukan penanaman 3.000 pohon.
Aksi sosial ini diinisiasi oleh Yayasan Lima Lima Rastra dengan melibatkan masyarakat di Gunung Tugu, Padukuhan Padangan, Kalurahan Nglegi Patuk Gunungkidul. Kegiatan ini digelar secara serentak di Kapanewon Patuk dan Paliyan.
Bertajuk 'Menanam Harapan, Merawat Kelestarian Alam' kegiatan juga dihadiri Ketua DPRD DIY Nuryadi.
Founder Lima Rastra Ratih Safitri Sulistyowati menegaskan, bahwa gerakan menanam pohon harus menjadi aksi nyata yang berkelanjutan.
Baca Juga: 'Angklung Goes to Prambanan', Puluhan Ibu-ibu Bermain Angklung di Candi Prambanan
“Menanam pohon berarti menanam harapan. Harapan akan lingkungan yang lestari dan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang. Ini adalah komitmen kami untuk terus hadir dan bekerja bersama masyarakat,” ujar Ratih, Minggu (18/01/2026).
Dukuh Padangan Suharjono, mengaku senang dengan adanya kegiatan ini. Pasalnya, ini jadi yang pertama di wilayahnya.
“Baru kali ini di wilayah kami ada yayasan yang benar-benar turun langsung dan serius merawat lingkungan. Ini bukan hanya menanam pohon, tetapi menanam kepedulian,” ungkapnya.
Apresiasi juga diberikan Ketua DPRD DIY Nuryadi. Sebab, masih ada pihak yang sadar akan pentingnya menjaga lingkungan.
Baca Juga: Wamenpar RI Ni Luh Puspa Resmi Buka Prambanan Shiva Festival 2026
“Saudara kita di Sumatera tertimpa musibah karena adanya penebangan liar yang ada di hutan hutan sehingga tidak adanya keseimbangan alam, kita semua harus sadar bahwa menjaga lingkungan adalah tugas kita bersama," katanya.
Anggota Komisi B DPRD Gunungkidul Mega Nusantarawati menyampaikan Perhatian, dukungan, serta komitmen pelestarian lingkungan dan pemberdayaan lingkungan.
“Kami akan selalu mendukung penuh kegiatan pelestarian lingkungan seperti ini, kami juga berkomitmen untuk selalu membersamai rekan rekan dalam pelestarian lingkungan yang berdampak pada pemberdayaan masyarakat," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 8Perjuangan Muhammad Yunus Kuliah di UNY, jadi Ojol Makanan saat Waktu Luang
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam









