Jogja

Tol Solo-Jogja dan Jogja-Bawen Siap Beroperasi pada Arus Mudik Lebaran 2026

M. Mubin Wibawa | 4 Februari 2026, 07:22 WIB
Tol Solo-Jogja dan Jogja-Bawen Siap Beroperasi pada Arus Mudik Lebaran 2026

Akurat.co,Jogja-Ruas tol Yogyakarta–Bawen dan Tol Solo–Yogyakarta direncanakan akan dibuka secara fungsional saat arus mudik Lebaran 2026.

Direktur Utama PT Jasa Marga, Rivan Achmad Purwanto menyampaikan, pembangunan Tol Yogyakarta–Bawen Seksi 6 telah mencapai 90 persen.

Sementara itu, proyek Tol Solo–Yogyakarta ruas Prambanan–Purwomartani saat ini sudah berjalan 95 persen. Capaian tersebut menjadi dasar kesiapan pembukaan tol fungsional pada periode Lebaran mendatang.

Baca Juga: Update Pembangunan Tol Yogya-Bawen, Semarang-Jogja Nanti Cukup 1 Jam Saja

Pembukaan tol ini diharapkan mampu mengefisiensikan waktu tempuh perjalanan, khususnya dengan ditopang oleh Tol Solo-Yogyakarta segmen Prambanan-Purwomartani sepanjang 11,48 kilometer.

Hingga akhir Januari 2026, ruas tersebut dinilai siap difungsikan secara terbatas untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran.

Kesiapan pengoperasian jalur tol fungsional menuju DIY tersebut dipastikan melalui peninjauan lapangan yang dilakukan jajaran PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Korlantas Polri, dan Kementerian Perhubungan pada 22–23 Januari 2026 sebagai bagian dari persiapan Operasi Ketupat 2026.


Tol Solo-Jogja bikin perjalanan efisien

Pengoperasian Tol Solo–Jogja segmen Prambanan–Purwomartani akan berdampak langsung pada efisiensi perjalanan menuju Yogyakarta.

"Perjalanan dari Klaten menuju Yogyakarta yang biasanya bisa memakan waktu hingga 45 menit, diproyeksikan dapat dipangkas menjadi sekitar 20 menit,” ujar Rivan dalam keterangan dikutip dari laman resmi pemda DIY.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Aan Suhanan, menilai keberadaan ruas tol fungsional tersebut akan mendukung efisiensi perjalanan menuju DIY.

“Dengan jalur ini, masyarakat yang menuju Magelang hingga masuk ke Yogyakarta dari sisi utara memiliki alternatif perjalanan tanpa persimpangan lampu lalu lintas, sehingga beban jalan nasional dapat berkurang,” jelasnya.

Baca Juga: Mengenal Tol Yogyakarta-Bawen, Miliki Panjang 75,12 Km dengan Bujet Rp14 T, Siap Dilintasi pada 2026

Sementara itu, Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menegaskan kesiapan jajarannya dalam mengamankan arus lalu lintas menuju dan dari wilayah DIY.

Sejumlah skenario rekayasa lalu lintas, termasuk one way dan contraflow, telah disiapkan apabila terjadi peningkatan volume kendaraan di titik-titik tertentu.

“Pengaturan akses keluar-masuk tol yang terhubung dengan wilayah DIY telah dikoordinasikan agar arus lalu lintas selama Operasi Ketupat 2026 tetap terkendali,” tegas Agus.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.