6 Kasus Leptospirosis Ditemukan di Kota Jogja

Akurat.co,Jogja-Enam kasus leptospirosis ditemukan di Kota Jogja pada 2026 ini.
Kepala Seksi Pencegahan, Pengendalian Penyakit Menular dan Imunisasi, Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, dr. Endang Sri Rahayu menyampaikan, enam kasus tersebut terjadi sejak Januari hingga akhir Februari 2026.
Endang mengungkapkan, seluruh pasien telah menjalani perawatan dan dilaporkan sembuh.
Baca Juga: Kasus Leptospirosis Meningkat di Kota Jogja, Dinkes Perkuat Deteksi Dini dan Skrining
“Kasus ditemukan di lingkungan yang terdapat tikus," katanya dilansir dari laman resmi Pemkot Jogja, Rabu (4/3/2026).
Namun, penularan tidak semata-mata terjadi di rumah. Aktivitas di luar rumah seperti di pasar, sungai, sawah, atau tempat lain yang berisiko terpapar air tercemar juga menjadi faktor penting.
Perkuat edukasi dan gaya hidup sehat
Dinkes Kota Yogyakarta mengimbau masyarakat untuk tetap menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), terutama membiasakan cuci tangan pakai sabun, guna mencegah penularan bakteri leptospirosis.
Endang menyebut, kasus leptospirosis di Kota Yogyakarta memang selalu ada setiap tahun atau bersifat endemis.
“Ya, selalu ada tiap tahun. Istilahnya endemis. Tidak tinggi, tetapi tetap harus diwaspadai,” ujarnya.
Berdasarkan data Dinkes, pada tahun 2023 tercatat 11 kasus, tahun 2024 sebanyak 9 kasus, dan tahun 2025 sebanyak 14 kasus.
Baca Juga: 9 Warga Sleman Meninggal Dunia Karena Leptospirosis
Leptospirosis merupakan penyakit zoonosis yang ditularkan melalui bakteri Leptospira, yang umumnya berasal dari urine tikus terinfeksi.
Bakteri dapat masuk ke tubuh melalui luka di kulit maupun mukosa seperti mata, hidung, mulut, dan telinga.
Penularan bisa terjadi melalui air, makanan, minuman, atau benda yang terkontaminasi bakteri tersebut.
Gejala awal leptospirosis meliputi demam, pusing, nyeri otot terutama nyeri pada betis mata merah atau kekuningan, serta berkurangnya jumlah urine.
Karena gejalanya mirip masuk angin, masyarakat sering kali tidak menyadari infeksi tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 4Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 5Tangan di Saku, Manajer PSIM Iksan Mahar Meminta Maaf
- 6Hadapi PSIM, PSM Makassar Lakukan Persiapan Khusus
- 7Kapolda Baru DIY Bakal Terbitkan Aturan Unjuk Rasa
- 8Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam





