Jogja

Anies Baswedan: Banyak Pemimpin Gagal Membuat Kebijakan dan Gagal Mendengar Jeritan Rakyat

Tegar Wahyudi | 6 Maret 2026, 11:04 WIB
Anies Baswedan: Banyak Pemimpin Gagal Membuat Kebijakan dan Gagal Mendengar Jeritan Rakyat
Anies Baswedan. (foto: dok.UGM)

Akurat.co,Jogja-Mantan Gubernur DKI, Anies Baswedan mengungkap banyak pemimpin gagal membuat kebijakan dan juga gagal mendengar jeritan rakyat.

Hal tersebut lantaran terjadinya krisis kejernihan pikiran dalam mencerna informasi.

Anies menyampaikan perumpaan kelompok buta huruf menjadi dua golongan.

Baca Juga: Ketua Baznas DIY Pastikan Dana Zakat Tidak Digunakan untuk MBG

Pertama, golongan buta huruf karena gagal membaca teks.

Ada juga golongan yang sangat lancar membaca tulisan, tapi gagal membaca kenyataan.

“Akibatnya, banyak pemimpin gagal membuat kebijakan. Bahkan, gagal mendengar jeritan rakyat,” ungkapnya saat menjadi penceramah di Masjid Al Hayat, Fakultas Biologi UGM pada Rabu malam (4/3) wib.

Anies menekankan bahwa Islam memantik umat manusia untuk membangun peradaban dimulai dengan memahami.

“Manusia diminta untuk menjadi khalifah, tapi pesan itu diawali dengan melihatlah dan membacalah dengan jernih,” jelasnya.

Lebih jauh, ia mengajak jamaah untuk memperluas cakrawala Iqra melampaui literasi tekstual.

Baginya, Iqra harus diposisikan sebagai instrumen mengasah empati dan ketajaman nurani dalam melihat keadaan.

Baca Juga: Tanpa Sertifikat Halal, Pakar UGM Minta Umat Islam RI Boikot Produk Impor AS

Selain itu, Anies juga mengungkap kampus semestinya memberikan ruang yang luas bagi mahasiswa berpikir kritis.

"Kampus seharusnya menjadi rumah bagi pertanyaan, bukan pabrik kepatuhan. Kampus menjadi ruangan eksperimen, bukan gudang menyimpan ilmu masa lalu," katanya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.