Jogja

700 Ribu Lebih Orang Masuk Kota Jogja, Pemkot Siapkan Layanan Terbaik

Haris Ma'ani | 18 Maret 2026, 08:05 WIB
700 Ribu Lebih Orang Masuk Kota Jogja, Pemkot Siapkan Layanan Terbaik
Potret suasana Kota Jogja. (foto: dok.humas jogja)

Akurat.co,Jogja-Sebanyak 737 ribu orang diprediksi akan masuk ke Kota Jogja selama libur lebaran 2026.

Untuk itu, Pemkot Jogja pun menyiapkan pelayanan terbaik bagi warga yang menghabiskan waktunya di Kota Pelajar.

Wakil Wali Kota Jogja, Wawan Harmawan menandaskan seiring banyaknya orang yang datang ke Kota Jogja, pihaknya melakukan pelayanan terbaik supaya masyarakat nyaman dan terjamin keamanan selama berada di Kota Jogja.

Baca Juga: Stok Bahan Pangan di Kota Jogja Surplus, Cabai Rawit Tembus Rp95 Ribu per Kg

"Ini pemerintah kita udah menyiapkan (pelayanan) dari Dinas Perhubungan, dinas-dinas yang lain," kata Wawan kepada media dikutip dari laman resmi pemkot jogja, Rabu (18/3/2026).

Dari rekayasa lalu lintas sampai posko kesehatan

Pemkot Yogyakarta menyiapkan pengaturan lalu lintas, posko kesehatan di beberapa titik keramaian dan pelayanan wisatawan serta pengamanan terpadu bersama Polresta Yogyakarta dan Kodim 0734 Yogyakarta.

Posko terpadu Teteg Malioboro dan posko pantauan lalu lintas di ruang kontrol ATCS Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, Agus Arif Nugroho menuturkan berkaitan manajemen rekayasa lalu lintas, ada beberapa skenario yang disiapkan.

Beberapa kawasan yang diperkirakan padat selama libur Lebaran yaitu Tugu, Malioboro dan Gembira Loka Zoo.

Baca Juga: Hari Kedua Operasional Tol Fungsional Purwomartani - Prambanan, Sudah Ada Penyesuaian Jam Operasional?

Sedang untuk lalu lintas yang biasanya mengarah ke Jembatan Kewek, Agus menyebut tidak ditemukannya masalah kemacetan.

Terbukti saat libur natal dan tahun baru. Jembatan Kewek saat ini masih ditutup demi keselamatan karena kondisinya yang rusak.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.