Jogja

Pemda DIY Tanggung Biaya Pengobatan Korban Luka Bakar Insiden Teras Malioboro

Haris Ma'ani | 31 Maret 2026, 06:25 WIB
Pemda DIY Tanggung Biaya Pengobatan Korban Luka Bakar Insiden Teras Malioboro
Potret suasana Teras Malioboro. (foto: dok.pemda diy)

Akurat.co,Jogja-Insiden memakan korban terjadi di kawasan Teras Malioboro, Yogyakarta, pada Senin (30/3/2026) pagi wib.

Tiga pengunjung dilaporkan menjadi korban letupan instalasi Saluran Air Limbah (SAL) di kawasan Teras Malioboro.

Korban langsung dilarikan ke RSUP Dr.Sardjito untuk mendapatkan penanganan medis.

Baca Juga: Kini Malioboro Benar-benar Bebas Asap Rokok, PKL, dan Pengamen

Berdasarkan laporan medis, para korban mengalami luka bakar epidermal ringan dengan luas luka sekitar 2–5 persen.

Kondisi korban dinyatakan stabil dan telah diperbolehkan menjalani rawat jalan.

Pemda DIY menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden tersebut, sekaligus memastikan pendampingan kepada korban tetap dilakukan.

Kepala BLUT KUMKM DIY, Wisnu Hermawan, menegaskan bahwa meskipun kejadian diduga bersifat teknis dan berada di luar kendali, pihaknya tetap bertanggung jawab penuh atas keselamatan di kawasan yang dikelola.

"Kami menyampaikan permohonan maaf setulus-tulusnya kepada masyarakat, khususnya para korban dan keluarga," katanya dikutip dari laman resmi Pemda DIY, Selasa (31/3/2026).

Baca Juga: Malioboro Masih Menjadi Tujuan Favorit, Kini Disebut Lebih Modern dan Tertata

SSebagai wujud tanggung jawab, seluruh biaya pengobatan dan perawatan korban ditanggung sepenuhnya oleh BLUT KUMKM DIY.

"Kami selaku pengelola juga terus berkoordinasi intensif dengan keluarga korban untuk memastikan proses pemulihan berjalan optimal, baik dari sisi medis maupun dukungan lainnya," ujar Wisnu.

Di sisi lain, langkah cepat juga ditempuh untuk mencegah kejadian serupa.

Pemda DIY bersama pihak terkait tengah melakukan investigasi menyeluruh guna memastikan penyebab pasti insiden.

Pemeriksaan ulang terhadap seluruh sistem SAL di kawasan Teras Malioboro juga dilakukan, disertai peningkatan pengawasan di titik-titik yang dinilai rawan.

Baca Juga: Bikin Nyaman Malioboro, Pemkot Jogja akan Awasi Parkir Nuthuk dan PKL yang Naikkan Harga Tak Wajar

Wisnu menambahkan, selama ini pemeliharaan sarana dan prasarana, termasuk sistem SAL, telah dilakukan secara rutin dan disiplin.

Bahkan, perawatan besar telah dilaksanakan pada akhir 2025.

Namun demikian, evaluasi menyeluruh terhadap standar operasional prosedur (SOP) tetap dilakukan, termasuk penambahan langkah-langkah preventif sebagai bagian dari penguatan sistem keamanan.

Saat ini, situasi di kawasan Teras Malioboro telah terkendali sepenuhnya berkat respons cepat petugas di lapangan.

Aktivitas perdagangan tetap berjalan normal dan kawasan dinyatakan aman bagi pengunjung dan wisatawan.

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.