OHANA Training Center, Pusat Layanan Bagi Penyandang Disabilitas

Akurat.co, Jogja - Perhimpunan OHANA selama ini bekerja di antara celah-celah system yang belum sepenuhnya berpihak pada penyandang disabilitas.
Salah satunya dalam penyediaan kursi roda yang aksesibel. Sesuai yang dibutuhkan penyandang disabilitas.
Karena selama ini banyak penyandang disabilitas tidak dapat mengakses alat bantu berupa kursi roda yang memang sesuai dengan yang dibutuhkan.
"Seperti masih banyaknya penyandang disabilitas masih memakai kursi roda yang tidak sesuai dengan kebutuhan dan aktivitas mereka. Bagi anak dengan disabilitas ganda, akses terapi yang berkualitas pun masih sangat terbatas," kata Direktur Eksekutif OHANA Risnawati Utami dalam peresmian grand opening Gedung (kantor dan warehouse) OHANA Training Center di Pakem Sleman.
Baca Juga: Sleman Tegaskan Komitmen untuk Meningkatkan kesiagsiagaan Penanggulangan Bencana
Sejak berdiri pada tanggal 6 Juli 2012, lanjut Risnawati, OHANA bekerja di antara celah-celah sistem yang belum sepenuhnya berpihak kepada penyandang disabilitas.
“Sehingga kerja-kerja advokasi yang kami kembangkan harus terus mendorong terciptanya disability justice dalam pemenuhan hak kesehatan, pendidikan, ketenagakerjaan, hingga kebijakan dan akses terhadap adaptasi perubahan dinamika di masyarakat,” ucapnya.
Risnawati menyebutkan, OHANA Training Center yang baru diresmikan ini dapat difungsikan sebagai pusat layanan dan pelatihan komprehensif. Berfokus pada layanan fungsional kursi roda adaptif, pemberdayaan ekonomi perempuan disabilitas dan advokasi kebijakan inklusif.
“OHANA Training Center ini diharapkan menjadi solusi untuk mereduksi stigma dan diskriminasi yang dialami oleh penyandang disabilitas, yang selama ini kerap terabaikan dan negara belum hadir dalam mengatasi semua ini,” ucapnya.
Baca Juga: Kuatkan Wawasan Kebangsaan dan Cinta Tanah Air, Pemkab Sleman Kukuhkan Kader Bela Negara
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, mengapresiasi atas kontribusi OHANA dalam upaya pemberdayaan masyarakat difabel, khususnya di Kabupaten Sleman. Dengan adanya warehouse dan training service di Kabupaten Sleman, diharapkan juga akan membawa dampak positif yang bisa dirasakan masyarakat di Kabupaten Sleman.
“Kalau melihat kursi roda secara umum, mungkin kita menganggapnya semua sama saja. Ternyata di OHANA ini, kursi roda itu ada berbagai macam tipe karena disesuaikan dengan kultur bentuk tubuh dan kebutuhan. Bahkan untuk atlet juga beda. Kami bersyukur warehouse dan training service ini ada di Kabupaten Sleman,” kata Danang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 8Perjuangan Muhammad Yunus Kuliah di UNY, jadi Ojol Makanan saat Waktu Luang
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam









