Kemiskinan masih jadi Tantangan, Bupati Gunungkidul Harapkan Pembangunan Seimbang Utara dan Selatan DIY

Akurat.co,Jogja-Gunungkidul menjadi kabupaten dengan wilayah terluas di DIY.
Luasnya mencapai 46 persen dari total luas DIY. Tetapi, kemiskinan masih menjadi masalah serius di wilayah ini.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan, salah satu upaya mengatasi kemiskinan adalah pembangunan yang seimbang antara wilayah utara dan selatan DIY.
Baca Juga: Temui Kepala Bappenas, Wakil Bupati Gunungkidul Berharap Kucuran DAK
Endah pun menekankan dukungan pemerintah pusat melalui skema Inpres (Instruksi Presiden) untuk mengintervensi pembangunan infrastruktur.
“Kami mohon untuk wilayah utara kami, dalam rangka operasionalisasi exit tol, bisa dibantu melalui Inpres,” ungkap Endah
Intervensi ini diharapkan dapat mendorong pergeseran fokus pembangunan yang selama ini dominan di wilayah pantai menuju wilayah utara dan timur yang berbasis pertanian dan wisata.
Baca Juga: Gunungkidul Bersiap Hadapi Musim Kemarau
Menanggapi soal mekanisme intervensi, pemerintah tengah menggodok konsep i,"pres agar lebih efektif dalam menangani masalah spesifik di lapangan.
“Berbeda dengan TKD yang bersifat menyebar, inpres dirancang untuk intervensi langsung pada bidang tertentu seperti infrastruktur jalan," ujar Eka Chandra Buana, Deputi Bidang Perencanaan Makro Pembangunan Kementerian PPN/Bappenas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Warga Sleman Jangan Panik! Sirine EWS Merapi Bakal Berbunyi Serentak 17 Agustus, Ini Alasannya
- 2Tangan Kroniyah Gemetar Saat Terima Kunci Rumah, Ini Sebabnya...
- 3Lansia Hilang Saat Cari Rumput di Hutan Pathuk Tritis Sleman
- 4Dari Posko NTT, Dirut PLN Pastikan Pasokan Listrik Aman selama Pelaksanaan HUT ke-81
- 5Dampak El Nino, Status Siaga Darurat Kekeringan Sleman Berpotensi Diperpanjang
- 6FTI UAJY Perkuat Kemampuan Komunikasi antara Dosen dengan Mahasiswa
- 7Donatsur, Donat Lembut Jogja yang Selalu Antre Pembeli
- 89 Tahun KAMAJAYA Scholarship, Telah Salurkan Lebih dari Rp 5 M untuk Beasiswa Mahasiswa UAJY
- 9Donatsur, Donat Lembut Jogja yang Selalu Antre Pembeli
- 10Melihat Tradisi Sedekah Jageran yang Sudah Berlangsung 16 Tahun Lamanya









