Cerita Masyarakat Gunungkidul, Pelihara Hewan untuk Biayai Kuliah hingga Nikahan

Akurat.co,Jogja-Dari dulu peternakan sudah menjadi sandaran hidup masyarakat Gunungkidul.
Hewan ternak atau masyarakat setempat biasa menyebut rajakaya merupakan aset berharga.
Dahulu, sebelum ekonomi berkembang seperti sekarang, hewan ternak sering kali menjadi tumpuan biaya pendidikan anak hingga ke perguruan tinggi serta modal untuk urusan pernikahan.
Baca Juga: Gunungkidul Kelebihan Stok Ribuan Hewan Kurban, Bupati Endah: Siap Menyuplai Daerah Lain
Wilayah Banaran, Gunungkidul, menjadi salah satu daerah yang terus melestarikan peternakan.
Lurah Banaran, Sumito, menjelaskan bahwa bagi masyarakat setempat, ternak atau rajakaya memiliki peran vital dalam sejarah ekonomi keluarga.
Oleh karenanya, masyarakat juga senantiasa mengungkapkan rasa syukur dengan menggelar upacara adat Gumbregan.
Ini adalah tradisi turun-temurun sebagai bentuk syukur kolektif para peternak atas kesehatan dan keberkahan hewan ternak atau rajakaya yang mereka miliki.
Pada Kamis (14/5/2026) tradisi ini dijalankan dan bahkan dihadiri langsung Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih.
Endah Subekti Kuntariningsih hadir secara langsung dan melakukan pemotongan tumpeng yang kemudian diberikan kepada ternak lembu atau sapi milik warga.
“Bagi para peternak, lembu ini adalah rajakaya yang mengantar anak-anak sekolah hingga kuliah,” ujar Endah.
Bupati berharap, Gumbregan membawa keberkahan bagi para peternak sehingga ekonomi kerakyatan di wilayah Banaran semakin kuat dan hasil ternak terus meningkat pada tahun-tahun mendatang.
Tradisi ini ditandai dengan penyajian makanan khas seperti kupat jagung serta ketan yang diberikan kepada sapi.
Selain itu, warga secara sukarela membawa sedekah masing-masing untuk dimakan bersama sebagai wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Warga Sleman Jangan Panik! Sirine EWS Merapi Bakal Berbunyi Serentak 17 Agustus, Ini Alasannya
- 2Ega Rizky: Belum Kepikiran Pensiun, Masih Mau Berkarier Sakmampune
- 3Tangan Kroniyah Gemetar Saat Terima Kunci Rumah, Ini Sebabnya...
- 4Lansia Hilang Saat Cari Rumput di Hutan Pathuk Tritis Sleman
- 5LKBN Antara Gelar Pameran Fotografi 'Merdeka' di Titik Nol Kilometer Yogya
- 6Dari Posko NTT, Dirut PLN Pastikan Pasokan Listrik Aman selama Pelaksanaan HUT ke-81
- 7Belanja Rp20.000 di Pasar Kota Jogja Bakal Dapat Smartphone
- 8Dampak El Nino, Status Siaga Darurat Kekeringan Sleman Berpotensi Diperpanjang
- 9Donatsur, Donat Lembut Jogja yang Selalu Antre Pembeli
- 10Melihat Tradisi Sedekah Jageran yang Sudah Berlangsung 16 Tahun Lamanya









