Jogja

Wisata Berbasis Pengalaman, Wakil Wali Kota Jogja Harapkan Hotel-hotel Dapat jadi Etalase Budaya

Haris Ma'ani | 8 Juni 2026, 07:39 WIB
Wisata Berbasis Pengalaman, Wakil Wali Kota Jogja Harapkan Hotel-hotel Dapat jadi Etalase Budaya
Potret Hotel Grand Rohan, salah satu hotel yang menonjolkan aspek budaya Yogyakarta, (foto: dok.Grand Rohan)

Akurat.co,Jogja-Tren wisata saat ini tidak hanya soal destinasi. Tapi juga pengalaman.

Oleh karena itu, Wakil Wali Kota Jogja, Wawan Harmawan mengharapkan pengalaman saat wisata di Kota Jogja bisa dimulai dari suasana hotelnya.

Ia menilai hotel-hotel di Yogyakarta dapat menjadi etalase budaya dengan melibatkan seniman lokal untuk menampilkan karya-karya seni di ruang publik hotel maupun kamar tamu.

Selain memperkuat identitas daerah, langkah tersebut juga memberikan ruang ekonomi bagi para pelaku seni.

Baca Juga: 5 Fakta Menarik Eks Hotel Mutiara 2, Dibeli Pemprov DIY Rp170 M, Temukan Pengelola setelah 4 Bulan Lelang

“Harapan kami hotel-hotel di Jogja bisa menjadi role model. Menampilkan karya seniman lokal," katanya.

Hotel bisa melibatkan pelaku budaya setempat, sehingga budaya berjalan, ekonomi juga bergerak.

Konsepnya adalah bela beli, saling menguatkan,” ujarnya saat jadi narasumber dalam talkshow bertema "Kemajuan Seni dan Budaya Jogja Celebration: Culture and Local Experience" yang digelar di Hotel Grand Rohan, Sabtu (6/6).

Selain seni pertunjukan dan karya visual, Wawan juga menekankan pentingnya pengembangan wisata berbasis budaya dan pengalaman lokal yang autentik.

Salah satunya melalui gastronomi pariwisata, yaitu memperkenalkan makanan khas Yogyakarta secara lebih mendalam, mulai dari proses pembuatan, nilai budaya, hingga kandungan gizinya.

Baca Juga: The Cabin Gandekan, Hotel Murah dekat Malioboro yang Banyak Direkomendasikan Traveller

“Gastronomi bukan sekadar makanannya. Tetapi bagaimana proses pembuatannya, cerita di baliknya," ungkapnya.

Ia juga menyoroti keberadaan kampung-kampung wisata yang saat ini terus berkembang sebagai destinasi berbasis komunitas.

Kampung wisata dinilai mampu menghadirkan pengalaman yang berbeda karena menawarkan kekhasan budaya dan kehidupan masyarakat setempat.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.