Bupati Gunungkidul Ungkap Banyak Bantuan Pengeboran Air dari Pusat Terbengkalai

Akurat.co,Jogja-Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih mengungkap banyak pengeboran air pertanian bantuan pusat terbengkalai.
Endah menyampaikan hal tersebut saat menerima kunjungan kerja dari Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Infrastruktur, Jumat (24/7).
Ia menyebut adanya 52 titik pengeboran air pertanian bantuan pusat yang asetnya belum diserahkan ke pemerintah daerah, sehingga banyak yang terbengkalai.
Untuk itu, Pemkab Gunungkidul mengusulkan agar sumber air dengan debit besar tersebut dapat dialihkan izin pemanfaatannya untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga masyarakat melalui PDAM.
Baca Juga: PLN DIY dan Kodim Gunungkidul Pastikan Pasokan Listrik KDMP Aman saat Peresmian
Selain itu, Endah juga mengungkap dampak fenomena El Nino yang mulai dirasakan dengan datangnya kekeringan yang lebih awal dan diprediksi berlangsung panjang.
"Ini mengancam ketahanan air warga," katanya.
Dalam kesempatan itu, Asisten Deputi (Asdep) Bidang Infrastruktur Sumber Daya Air dan Pangan, Suraji menjelaskan bahwa swasembada air merupakan poin krusial dalam Asta Cita nomor dua, yang mencakup swasembada pangan, energi, dan air.
Konsep swasembada air ini diarahkan pada pengelolaan sumber daya air yang mencukupi dan berkelanjutan, guna mengatasi tantangan ketimpangan air.
Baca Juga: Cerita Sukses Bumdesma Playen Gunungkidul, Bukukan Aset Lebih dari Rp17 Miliar
Baik kondisi kekurangan air atau kekeringan maupun kelebihan air saat banjir, serta menjaga kualitasnya sesuai standar.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Perjuangan Muhammad Yunus Kuliah di UNY, jadi Ojol Makanan saat Waktu Luang
- 8Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam









