Jogja

Antisipasi Dampak El Nino, PMI DIY Siagakan 6 Tangki Air Bersih

Atiek Widyastuti | 2 Agustus 2026, 16:30 WIB
Antisipasi Dampak El Nino, PMI DIY Siagakan 6 Tangki Air Bersih
PMI DIY distribusikan air bersih. (Istimewa)

Akurat.co, Jogja - Palang Merah Indonesia (PMI) DIY bersama dengan PMI Kabupaten/Kota se-DIY menyiagakan enam armada tangki air untuk merespons dampak kekeringan.

Hal itu diwujudkan dalam operasi kemanusiaan antisipasi bencana kekeringan akibat El Nino melalui ‘Siaga Tirto Aji'.

Ketua PMI DIY GBPH Prabukusumo mengatakan, sejak 29 Mei 2026 hingga 31 Juli 2026, PMI Sleman telah mendistribusikan 149 ribu liter air bersih.

"Setidaknya ada 4.051 jiwa penerima manfaat dari air bersih dari PMI DIY," kata Ketua PMI DIY, GBPH Prabukusumo, Minggu (02/08/2026).

Baca Juga: Ironi Gunungkidul, Potensi Air Bawah Tanah Luar Biasa tapi Masih Kekeringan

Ada dua truk tangki yang menyasar empat kapanewon di Kabupaten Bantul dan enam kapanewon di Kabupaten Gunungkidul.

PMI DIY menjadi salah satu wilayah dari 10 (sepuluh) provinsi program prioritas 'Operasi Kemanusiaan Bencana Kekeringan Akibat El Nino Tahun 2026' PMI Pusat melalui Disaster Response Emergency Fund (DREF) – International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies (IFRC).

Daerah lain meliputi PMI Provinsi NTT, NTB, Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten, Lampung dan Sulawesi Selatan.

Beberapa wilayah program di DIY yang mendapatkan dukungan meliputi Bantul, Kulon Progo dan Gunungkidul untuk kegiatan distribusi air bersih.

Baca Juga: El Nino Ancam Pertanian RI, Pakar UMY Ungkap Cara Mengatasinya

Tidak sekedar mendapatkan kiriman air bersih. Wilayah yang disasar juga diberi edukasi mengenai penggunaan air secara bijaksana dan promosi kesehatan kesehatan.

“PMI DIY berkomitmen menjadi bagian solusi dalam merespons dampak kekeringan dan berharap program ini akan menjangkau lebih banyak wilayah dan masyarakat yang membutuhkan," ujarnya.

Menurut Gusti Prabu, setiap orang memiliki peran penting dalam melindungi diri dan sesama dengan bijak dalam menggunakan air dan menjaga kesehatan dengan komitmen aksi cerdas dalam keseharian seperti menggunakan air secukupnya.

Termasuk menggunakan wadah bersih bertutup untuk menyimpan air dan cuci wadah secara rutin, mandi dengan air secukupnya, menutup rapat semua wadah air agar tetap bersih dan terhindar dari kotoran debu serta nyamuk, menggunakan air bekas dengan bijak untuk menyiram tanaman atau membersihkan halaman.

Baca Juga: Gunungkidul Tetapkan Status Siaga Darurat Kekeringan sampai Agustus 2026

Masyarakat juga harus menjaga kesehatan dengan selalu mencuci tangan memakai sabun sebelum makan, setelah ke toilet atau setelah beraktivitas.

Pastikan mengkonsumsi air minum yang telah direbus sampai mendidih dan menjauhkan air dari sampah dengan tidak membuang sampah limbah atau bahan kimia ke sumber air seperti sungai, selokan dan sumur.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.