PLN DIY Terjunkan 70 Personel Lakukan Pemeliharaan Jaringan di Padukuhan Gunungkidul

Akurat.co,Jogja-PLN Unit Induk Distribusi (UID) Yogyakarta memastikan pelayanan terbaik kepada pelanggan hingga wilayah terkecil sekalipun.
Seperti yang dilakukan Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Yogyakarta dan Wonosari di Padukuhan Girijati, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Gunungkidul.
Melalui program Super Kips Tawon mereka melakukan pemeliharaan terpadu.
General Manager PLN UID Yogyakarta, Deri Prasetio Utomo, mengatakan PLN terus memperkuat keandalan sistem distribusi listrik melalui pemeliharaan infrastruktur secara berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang andal bagi masyarakat.
Baca Juga: 1.273 Pelanggan PLN DIY Manfaatkan Program Promo Tambah Daya
"Keandalan listrik merupakan fondasi utama yang mendukung aktivitas masyarakat, pelayanan publik, hingga pertumbuhan ekonomi," kata Deri dalam keterangan tertulisnya, Senin (3/8).
Kegiatan pemeliharaan terpadu tersebut melibatkan 70 personel PLN dan mitra kerja yang berasal dari PT RCE, PT AJS, PT ES, PT Novita Persada (NVP), dan PT GCE.
Seluruh personel diterjunkan untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan pemeliharaan jaringan secara serentak sebagai langkah preventif dalam menjaga kontinuitas pasokan listrik kepada masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, PLN melakukan penggantian satu unit Load Break Switch (LBS), pemangkasan dan penebangan pohon di 23 titik.
Kemudian pengamanan jalur bebas hambatan di sekitar jaringan listrik (Right of Way/ROW) sepanjang enam kilometer sirkuit, pemasangan pelindung jaringan di 115 titik, pemeliharaan satu titik meter Exim, perbaikan dua tiang listrik yang mengalami kemiringan, serta penyempurnaan konstruksi jaringan distribusi.
Manager PLN UP3 Yogyakarta, Agung Pratomo, mengatakan pemeliharaan terpadu memungkinkan berbagai potensi gangguan ditangani secara menyeluruh dalam satu waktu sehingga efektivitas pekerjaan meningkat.
Kami memastikan seluruh pekerjaan pemeliharaan dapat diselesaikan hingga tuntas. Mulai dari pemangkasan pohon yang berpotensi menyentuh jaringan, pemeriksaan peralatan, hingga penyempurnaan konstruksi," kata Agung.
Upaya tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat. Warga Padukuhan Girijati, Sumilah, menilai pemangkasan pohon di sekitar jaringan listrik sangat membantu mengurangi potensi padam ketika cuaca berangin.
Baca Juga: Keren, Inovasi Kuliner Siswa SMKN 1 Saptosari Gunungkidul Tembus Final Lomba Nasional
"Kalau sebelumnya listrik sering padam karena pohon mengenai jaringan, memang sebaiknya pohon-pohon yang berpotensi mengganggu segera dipangkas," katanya.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 412 Atlet SOIna DIY Siap Berlaga di PESONAS II 2026 Kupang
- 5Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 6Jelang Hari Santri 2026, Kemenag Sleman dan FKUB Reresik Pondok Pesantren
- 7Perjuangan Muhammad Yunus Kuliah di UNY, jadi Ojol Makanan saat Waktu Luang
- 8Ada Agenda Keagamaan, Laga PSIM vs PSM Digelar tanpa Penonton
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam









