Logo 270 HUT Kota Jogja Dikenalkan, 120 Kegiatan Digelar selama 2 Bulan

Akurat.co,Jogja-Pemkot Jogja sudah memperkenalkan logo 270 HUT Kota Jogja pada Jumat (7/8) kemarin.
Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo tema HUT 270 Tahun Kota Jogja adalah "Otentik Konkret".
Menurutnya, kata "otentik" mencerminkan jati diri Kota Yogyakarta yang dibangun melalui sejarah, tradisi, tata nilai, kreativitas, keramahan, dan semangat kebersamaan yang telah mengakar selama ratusan tahun.
Baca Juga: Digitalisasi Bikin Pendapatan Kota Jogja Tembus Rp1 Triliun
Sedangkan "konkret" bermakna bahwa kecintaan terhadap Jogja harus diwujudkan dalam tindakan nyata yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Bentuknya dapat berupa menjaga lingkungan, memperkuat ekonomi rakyat, meningkatkan pelayanan publik, melestarikan budaya, hingga menumbuhkan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari.
Beragam kegiatan rencananya digelar untuk memperingati hari lahir Kota Jogja tersebut.
Kerja bakti di 270 titik
Salah satu kegiatannya, Pemkot Yogyakarta juga menggelar kegiatan kerja bakti massal yang disebar di 270 titik wilayah kota.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk perluasan dari rutinitas mingguan yang selama ini sudah berjalan di lingkup pemerintahan.
"Tiap Jumat kami ada curve kerja bakti dari jam 07.00 sampai 08.30WIB melibatkan seluruh ASN, absen mereka di titik kerja bakti," jelas Hasto.
Selain itu, peringatan HUT Ke-270 Kota Yogyakarta akan berlangsung selama dua bulan, mulai 7 Agustus hingga 7 Oktober 2026.
Selama periode tersebut, sekitar 120 kegiatan akan diselenggarakan oleh perangkat daerah, wilayah, satuan pendidikan, komunitas, hingga berbagai unsur masyarakat.
Beragam agenda telah disiapkan untuk memeriahkan peringatan tersebut, di antaranya Kotabaru Heritage Film Festival, Festival Kabudayan Yogyakarta, Gemati Pasar Jogja, Festival Sastra Yogyakarta, Festival Prawirotaman, Batik Day, Bakpia Day, Malioboro Day, serta berbagai kegiatan lainnya.
Seluruh rangkaian itu akan mencapai puncaknya melalui penyelenggaraan Wayang Jogja Night Carnival pada 7 Oktober 2026.
Hasto berharap seluruh kegiatan dalam rangka HUT Ke-270 mampu memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Baca Juga: Wali Kota Jogja Dorong Warganya Gunakan Air Pipa Ketimbang Sumur
Menurutnya, setiap agenda harus membuka ruang partisipasi bagi pelaku UMKM, seniman, komunitas, generasi muda, kelompok rentan, hingga masyarakat di kampung-kampung.
"Perayaan ini harus menggerakkan ekonomi, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan kebanggaan sebagai warga Jogja," ungkapnya.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 4Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 5Tangan di Saku, Manajer PSIM Iksan Mahar Meminta Maaf
- 6Hadapi PSIM, PSM Makassar Lakukan Persiapan Khusus
- 7Kapolda Baru DIY Bakal Terbitkan Aturan Unjuk Rasa
- 8Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam









