Tixless, Aplikasi Tiketing tanpa Antrean tanpa Tiket Fisik yang Dikembangkan Mahasiswa UGM

Akurat.co,Jogja-Kebutuhan masyarakat Tanah Air akan hiburan, seperti konser dan pertunjukan terus bertumbuh.
Sistem tiketing menjadi sangat diandalkan dalam memudahkan arus penonton.
Dua mahasiswa UGM tergerak membuat aplikasi, yang bisa dikatakan memudahkan.
Aurel Diyah Agustin, mahasiswa Program Sarjana Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM angkatan 2022 bersama Dita Ristyani, mahasiswa Program studi Kesehatan 2022 mengembangkan ide bisnis platform bernama Tixless.
Dengan slogan “Satu Wajah, Satu Tiket”, Tixless sebagai aplikasi dipergunakan untuk memberi kemudahan pengunjung dalam mengakses sebuah acara.
Melalui aplikasi ini, proses masuk dapat dilakukan tanpa antrean dan tanpa tiket fisik, cukup dengan verifikasi wajah.
“Tixless sebagai aplikasi menjawab berbagai tantangan yang dihadapi industri event seperti antrian panjang, pemalsuan tiket, ketidaksesuaian jumlah pengunjung dengan tiket terjual, serta ketergantungan pada tiket fisik yang kurang ramah lingkungan," katanya dikutip dari laman resmi UGM.
Aurel menjelaskan dibanding solusi digital lain yang telah ada, Tixless menawarkan beberapa keunggulan.
Diantaranya berupa sistem keamanan tinggi melalui Face ID, akses masuk instan, penghitungan pengunjung secara otomatis, hingga fitur tambahan bagi penyelenggara seperti laporan real-time dan integrasi sponsorship.
Baca Juga: Keren, UTDI Raih Penghargaan Nasional sebagai Kampus Kewirausahaan
Meski demikian, salah satu tantangan terbesar yang dihadappi memastikan integrasi teknologi Face ID dapat berjalan aman, cepat, dan efisien, namun tetap terjangkau secara biaya oleh penyelenggara.
“Saya belajar bahwa ide bisnis yang baik harus bisa menjawab masalah nyata dan memiliki model bisnis yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Berkat ide bisnisnya itu, mereka menjadi juara di ajang nasional Next-Gen Science Technopreneur Battle 2025.
Wah, keren...
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









