Jogja

UGM Luncurkan Kendaraan Listrik untuk Layanan Rumah Sakit

Haris Ma'ani | 16 April 2026, 11:07 WIB
UGM Luncurkan Kendaraan Listrik untuk Layanan Rumah Sakit
eKarsa, kendaraan listrik khusus rumah sakit yang dikembangkan UGM. (foto: dok.ugm)

Akurat.co,Jogja-UGM meluncurkan kendaraan listrik bernama eKarsa yang dikhususkan untuk kebutuhan layanan rumah sakit.

Inovasi ini dikembangkan Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI) Fakultas Teknik (FT) UGM.

Nama eKarsa merupakan singkatan dari kendaraan elektrik RSA.

Baca Juga: UGM Buka Pendaftaraan Jalur Mandiri, Ini Jadwal, Biaya, dan Ketentuannya

Dekan FT UGM, Prof. Ir. Selo, Ph.D., menuturkan bahwa eKarsa merupakan kelanjutan kendaraan listrik yang dikembangkan oleh para peneliti di lingkungan Fakultas Teknik.

Sejak tahun 2012, FT UGM secara konsisten mengembangkan kendaraan listrik untuk kawasan terbatas yang menarget pasar pariwisata, kebutuhan kendaraan industri, layanan agrikultur, dan kebutuhan lain selain jalan raya.

Ia menyebutkan, Mobil Semar merupakan versi pertama dari kendaraan listrik Semar.

Dilanjutkan di tahun 2014 membuat kendaraan listrik GATe (Gadjah Mada Airport Transporter) khusus untuk memenuhi kebutuhan layanan di bandar udara dan pariwisata.

“Waktu itu kita daftarkan mereknya GATe,” ujarnya, Rabu (15/4).

Spek dan keunggulan eKarsa

eKarsa memiliki keunggulan dari sisi battery pack lithium ferro phosphate dan sistem pengendali motor yang dikembangkan mandiri oleh tim UGM.

Kepala Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI) FT UGM, Prof. Ir. Hanung Adi Nugroho menyebutkan, pengembangan eKarsa berangkat dari kebutuhan nyata di lapangan, khususnya terkait mobilitas dari area parkir menuju gedung utama rumah sakit, khususnya di kawasan Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM.

Dalam proses pengembangannya, kata Hanung, tim UGM menggandeng PT Inastek, perusahaan rintisan yang digerakkan oleh alumni Fakultas Teknik.

Secara teknis, Hanung menjelaskan eKarsa dirancang dengan mempertimbangkan kebutuhan operasional di lingkungan rumah sakit.

Baca Juga: Mahasiswa UGM Kembangkan Alat Pengobatan Luka yang Murah

“Kendaraan ini mampu mengangkut hingga delapan penumpang, memiliki waktu pengisian daya relatif singkat sekitar tiga jam, serta dirancang tanpa sudut tajam demi keamanan pengguna,” ujarnya.

Selain itu, penggunaan komponen standar seperti roda umum juga menjadi keunggulan tersendiri karena memudahkan perawatan.

“Semua aspek didesain agar ramah pengguna, ergonomis, dan mudah dirawat.

Kami ingin memastikan bahwa kendaraan ini benar-benar siap digunakan, bukan sekadar prototipe yang berhenti di konsep,” kata Hanung.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.