Tak Semua Pekerjaan Bisa Digantikan Robot, Pakar UGM Ungkap Fakta Terbaru Teknologi Ini

Akurat.co,Jogja-Saat ini muncul kekhawatiran peran robot menggantikan manusia.
Tapi, pakar dari UGM, Ardi Wiranata, Ph.D menyebutkan, tidak semua pekerjaan bisa digantikan dengan robot.
Dosen Departemen Teknik Mesin dan Industri FT UGM ini mengungkap, ada sejumlah faktor kenapa robot tak sepenuhnya bisa menggantikan manusia.
Salah satunya, yang ia soroti adalah keterbatasan teknologi robot saat ini.
Baca Juga: Sosok Muhammad Rizky Perwira Zain, Raih Gelar Master UGM di Usia 22 Tahun
Seperti adanya lag atau keterlambatan respons serta kemampuan pengambilan keputusan.
Robot tetap membutuhkan pemeliharaan, perbaikan, hingga koreksi sistem yang dapat membuka peran lain bagi manusia.
Sehingga, dalam beberapa kondisi, kemampuan manusia dinilai masih sulit untuk digantikan oleh robot.
Lebih lanjut, soal tingkat risiko teknis pada robot humanoid.
Menurutnya, masalah ini juga masih sangat bergantung pada kualitas sensor dan sistem pemrogramannya.
Biaya produksi yang besar
Lebih jauh, Ardi juga menjelaskan biaya produksi robot yang cukup besar.
Ardi menjelaskan bahwa kemampuan menekan biaya produksi, seperti yang dilakukan di China, sangat dipengaruhi oleh skala produksi massal.
“Di China itu teknologi diproduksi secara massal. Dengan produksi massal tersebut, kemungkinan akan menurunkan cost production,” jelasnya.
Baca Juga: UGM Luncurkan Kendaraan Listrik untuk Layanan Rumah Sakit
Dikutip dari laman UGM, Ardi pun kembali menegaskan bahwa tidak semua pekerjaan dapat digantikan oleh robot.
Beberapa pekerjaan masih membutuhkan interaksi sesama manusia secara langsung, terutama di level yang lebih maju dan sulit digantikan oleh robot.
“Paling utama adalah kita harus sebisa mungkin beradaptasi dengan apapun jenis teknologinya,” terangnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prediksi Pertandingan PSIM vs PSM Makassar, Tuan Rumah Terbebani Wajib Menang
- 2K-24 Healthy Run 2026 di Jogja, Boleh Bawa Stroller?
- 3Gaji ASN Lewat KDMP, DPRD DIY Khawatirkan Keamanan Data
- 4Kolaborasi 5 Universitas APTIK di UAJY: Cetak Mahasiswa Ilmu Komunikasi Melek Teknologi AI
- 5Tangan di Saku, Manajer PSIM Iksan Mahar Meminta Maaf
- 6Hadapi PSIM, PSM Makassar Lakukan Persiapan Khusus
- 7Kapolda Baru DIY Bakal Terbitkan Aturan Unjuk Rasa
- 8Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 9Kalah 4 Kali Beruntun, Pelatih PSIM: Wajar Suporter Kecewa dan Marah
- 10Suporter PSIM Minta Van Gastel Dipecat Dalam Waktu 1x24 Jam









