Jogja

Tak Semua Pekerjaan Bisa Digantikan Robot, Pakar UGM Ungkap Fakta Terbaru Teknologi Ini

Haris Ma'ani | 30 April 2026, 11:33 WIB
Tak Semua Pekerjaan Bisa Digantikan Robot, Pakar UGM Ungkap Fakta Terbaru Teknologi Ini
Potret ilustrasi robot. (foto: unsplash@gabrielemalaspina)

Akurat.co,Jogja-Saat ini muncul kekhawatiran peran robot menggantikan manusia.

Tapi, pakar dari UGM, Ardi Wiranata, Ph.D menyebutkan, tidak semua pekerjaan bisa digantikan dengan robot.

Dosen Departemen Teknik Mesin dan Industri FT UGM ini mengungkap, ada sejumlah faktor kenapa robot tak sepenuhnya bisa menggantikan manusia.

Salah satunya, yang ia soroti adalah keterbatasan teknologi robot saat ini.

Baca Juga: Sosok Muhammad Rizky Perwira Zain, Raih Gelar Master UGM di Usia 22 Tahun

Seperti adanya lag atau keterlambatan respons serta kemampuan pengambilan keputusan.

Robot tetap membutuhkan pemeliharaan, perbaikan, hingga koreksi sistem yang dapat membuka peran lain bagi manusia.

Sehingga, dalam beberapa kondisi, kemampuan manusia dinilai masih sulit untuk digantikan oleh robot.

Lebih lanjut, soal tingkat risiko teknis pada robot humanoid.

Menurutnya, masalah ini juga masih sangat bergantung pada kualitas sensor dan sistem pemrogramannya.

Biaya produksi yang besar

Lebih jauh, Ardi juga menjelaskan biaya produksi robot yang cukup besar.

Ardi menjelaskan bahwa kemampuan menekan biaya produksi, seperti yang dilakukan di China, sangat dipengaruhi oleh skala produksi massal.

“Di China itu teknologi diproduksi secara massal. Dengan produksi massal tersebut, kemungkinan akan menurunkan cost production,” jelasnya.

Baca Juga: UGM Luncurkan Kendaraan Listrik untuk Layanan Rumah Sakit

Dikutip dari laman UGM, Ardi pun kembali menegaskan bahwa tidak semua pekerjaan dapat digantikan oleh robot.

Beberapa pekerjaan masih membutuhkan interaksi sesama manusia secara langsung, terutama di level yang lebih maju dan sulit digantikan oleh robot.

“Paling utama adalah kita harus sebisa mungkin beradaptasi dengan apapun jenis teknologinya,” terangnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.