Jogja

Profil Jean Paul van Gastel, Pelatih Asal Belanda Pilihan PSIM Yogyakarta di Liga 1

Winda Wahdania | 18 Juni 2025, 15:02 WIB
Profil Jean Paul van Gastel, Pelatih Asal Belanda Pilihan PSIM Yogyakarta di Liga 1

Akurat.co, Jogja - PSIM Yogyakarta resmi menunjuk Jean Paul van Gastel sebagai pelatih kepala untuk musim 2025/2026. Pelatih asal Belanda ini diumumkan via kanal media klub pada Selasa (17/6/2025).

Penunjukan tersebut menandai langkah ambisius Laskar Mataram untuk bersaing di Liga 1 Indonesia.

Pasalnya, Van Gastel bukan sosok asing di dunia sepak bola Eropa. Ia punya rekam jejak kuat, baik sebagai pemain profesional maupun pelatih di beberapa klub ternama.

Rekam Jejak & Profil Jean Paul van Gastel

Merujuk Transfermarkt, Jean Paul van Gastel lahir di Belanda pada 28 April 1972 dan dia mengawali karier profesional sebagai gelandang andalan Feyenoord Rotterdam.

Bersama klub Eredivisie tersebut, ia meraih gelar liga dan tampil lima kali membela tim nasional Belanda.

Usai pensiun, Van Gastel meniti karier kepelatihan.

Ia menjabat sebagai asisten pelatih di Feyenoord selama delapan tahun (2011–2019), bekerja langsung bersama Ronald Koeman dan Giovanni van Bronckhorst.

Setelah itu, Van Gastel memimpin GZ City di Liga Super China (2019–2021) dan sukses membawa NAC Breda promosi ke Eredivisie pada musim 2023/2024.

Terakhir, ia menjadi bagian dari staf pelatih Besiktas, klub besar di Liga Turki.

Dengan lisensi Pro UEFA di tangannya, Van Gastel kini dapat kepercayaan untuk menukangi PSIM Yogyakarta, proyek baru yang menantangnya di kancah sepak bola Asia Tenggara.

PSIM Yogyakarta Siapkan Pondasi Jangka Panjang

Penunjukan Jean Paul van Gastel menjadi sorotan karena jarang ada klub Indonesia, khususnya tim promosi Liga 1. Sebab, PSIM langsung menggaet pelatih kaliber Eropa.

Manajemen PSIM mengisyaratkan kehadiran Van Gastel sebagai langkah strategis membangun klub jangka panjang.

From Feyenoord, Besiktas, and now PSIM Jogja,” tulis klub dalam pernyataan resminya.

PSIM menyambut kedatangan Van Gastel dengan kebanggaan, sambil berkomitmen membawa identitas dan budaya klub naik kelas secara teknis maupun manajerial.

Hanya saja, di tengah euforia, manajemen tetap menegaskan bahwa target utama klub pada musim pertama ini bukan langsung menembus papan atas, melainkan bikin fondasi stabil.

“Untuk target, pastinya seperti yang selalu kita sampaikan, bahwa untuk musim pertama ini, PSIM mengincar stabilitas," ujar Manajer PSIM Yogyakarta, Dyaradzi Aufa Taruna.

"Artinya, kita mau bertahan dengan nyaman, tidak mau setiap minggunya berada di zona degradasi,” tegas Dyaradzi.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.