Jogja

PSS Sleman Gencar Kenalkan Pemain Baru, Kini Muhammad Junior Haqi Bela Laskar Sembada

Yayat Rismunadi | 10 Juli 2025, 17:01 WIB
PSS Sleman Gencar Kenalkan Pemain Baru, Kini Muhammad Junior Haqi Bela Laskar Sembada

Akurat.co, Jogja - Meskipun PSS Sleman bermain di Liga Championship atau yang lebih dikenal dengan Liga 2, namun PSS Sleman gencar memperkenalkan pemain barunya.

PSS Sleman seakan masih menjadi magnet bagi para pemain elit yang ada di Indonesia untuk bergabung bersama tim yang berjuluk Laskar Sembada tersebut.

Baca juga: Ezequiel Vidal Resmi Merumput Bersama PSIM Jogja, Rekrutan Kedua Laskar Mataram Dari Argentina

Salah satunya adalah Muhammad Junior Haqi yang sebelumnya bermain bersama Persija Jakarta U-18 di kompetisi Elite Pro Academy (EPA).

Muhammad Junior Haqi bermain di posisi penyerang, dengan hadirnya pemain yang masih muda diharapkan menambah daya dobrak PSS Sleman untuk menambah pundi-pundi gol di Liga Championship.

Baca juga: Sambut Baik, PSIM Gelar Silaturahmi dengan Masyarakat Sekitar Stadion Maguwoharjo

Pemain yang biasa dikenal sebagai Iyong ini mengaku bahwa persaingan di Liga Championship saat ini semakin sengit, perlu persiapan yang matang dan berlatih dengan keras.

Iyong juga punya sepak terjang yang cukup gemilang di kancah minifootball yang pernah berlaga di Baku, Azerbaijan dengan terpilihnya menjadi Man Of The Match saat membela Timnas Indonesia 21 Mei lalu.

Baca juga: PSBS Biak Pilih Yogyakarta Sebagai Rumah untuk Mengarungi Liga 1 2025/2026

Tidak hanya itu, pengalaman saat bermain dengan EPA U18 Persija 2019 silam serta di Persipasi Kota Bekasi musim 2021 dan 2024 menjadi bekal Iyong untuk dapat mengarungi Liga Championship bersama PSS Sleman.

Bahkan, Iyong punya target untuk PSS Sleman dengan harapan dapat Kembali membawa ke kasta tertinggi Liga 1 pada musim depan.

 

 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.