Jogja

Takluk 0-1 dari Tim Liga 2 di Laga Terakhir Pramusim, Pelatih PSIM Jean-Paul Van Gastel Fokus ke Menit Bermain

Yudi Permana | 2 Agustus 2025, 13:05 WIB
Takluk 0-1 dari Tim Liga 2 di Laga Terakhir Pramusim, Pelatih PSIM Jean-Paul Van Gastel Fokus ke Menit Bermain

Akurat.co,Jogja-PSIM kembali menelan kekalahan pada uji coba terakhir pra-musim melawan tim Liga 2 (Championship), PS Barito Putera.

Bermain di Stadion Sultan Agung (SSA) pada laga tertutup, PSIM takluk 0-1, Jumat (1/8/2025).

Meski kalah,Pelatih PSIM Jogja, Jean-Paul Van Gastel, menjelaskan bahwa tujuan utama laga uji coba adalah untuk meratakan menit bermain bagi seluruh pemain, serta menajamkan skema permainan.

“Tujuan kita bermain di laga uji coba ini adalah untuk menyamakan menit bermain,” kata pelatih asal Belanda tersebut.

“Pemain yang dirasa kurang dan kemarin-kemarin belum mendapatkan jatah bermain, kami utamakan main hari ini,” tambah Van Gastel.

Baca Juga: Bantul jadi Wilayah dengan Penduduk Miskin Terbanyak di DIY

Dengan pemerataan kesempatan bermain, Van Gastel berharap seluruh pemain memiliki kesiapan fisik dan mental yang setara saat menghadapi laga perdana Super League 2025/26.

PSIM Jogja dijadwalkan akan bertandang ke markas Persebaya Surabaya di Gelora Bung Tomo pada Jumat (8/8/2025).

Tak ada istilah tim inti atau cadangan

Dikutip dari laman resmi PSIM, Van Gastel kembali menegaskan bahwa tidak ada istilah tim inti atau cadangan.

Sama seperti uji coba melawan PSIS Semarang sebelumnya, ia memberikan kesempatan yang sama kepada setiap pemain untuk menunjukkan performa terbaik.

Menurutnya, performa setiap pemain akan terus dipantau untuk menentukan susunan pemain terbaik di laga perdana liga.

“Jadi, saya tidak akan mengatakan bahwa para pemain yang bermain dalam laga uji coba melawan Barito adalah para pemain pengganti,” tegasnya.

Baca Juga: 4 Pembalap Muda Ini Siap Bertarung IATC Malaysia, Siapa Saja?

Lebih lanjut, Van Gastel menyoroti aspek fisik yang menonjol dalam pertandingan melawan Barito Putera.

Sejak awal, para pemain Laskar Antasari sudah bermain dengan intensitas tinggi untuk memenangkan pertandingan.

“Saya pikir Barito lebih ingin memenangkan pertandingan daripada kami. Jadi mereka bermain sangat ngotot,” katanya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.