Jogja

Rumput Rusak, Lapangan Karang Kotagede Ditutup 6 Bulan

Yudi Permana | 7 Januari 2026, 10:05 WIB
Rumput Rusak, Lapangan Karang Kotagede Ditutup 6 Bulan

Akurat.co,Jogja-Kerusakan rumput akibat penggunaan terus menerus membuat Lapangan Karang Kotagede, Yogyakarta ditutup selama 6 bulan untuk perawatan.

Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) melakukan penutupan sementara Lapangan Karang di Kotagede mulai 1 Januari-30 Juni 2026.

Kepala Disdikpora Kota Yogyakarta, Budi Santosa Asrori penggunaan Lapangan Karang selama ini sudah melebihi kapasitas karena dipakai setiap hari.

Baca Juga: Lapangan Karang Kotagede dengan Rumput Sekelas GBK, Tempatnya Fun Football sambil Kulineran

Dicontohkan dalam sehari bisa digunakan beberapa kelompok pada pagi, sore dan malam hari. Kondisi tersebut menyebabkan kerusakan rumput di sejumlah area Lapangan Karang.

“Rusaknya yang di tengah itu kan parah. Itu over kapasitasnya lapangan karena dipakai tiap hari,” kata Budi dilansir dari halaman resmi Pemkot Jogja, Rabu (7/1/2026).

Budi menegaskan lantaran kondisi rumput rusak, harus ada pemeliharaan dan perlakuan khusus.

Oleh sebab itu dilakukan penutupan sementara Lapangan Karang selama 6 bulan untuk perawatan.

Waktu 6 bulan itu adalah rekomendasi dari konsultan terkait perawatan rumput. Terutama untuk mengistirahatkan tanah area lapangan guna menumbuhkan rumput.

Perawatan rumput tersebut menggunakan anggaran pemeliharaan rutin Lapangan Karang.

Baca Juga: Terkesan Kumuh dan Kotor, Pemkot Jogja Bakal Sulap Lapangan Minggiran jadi Lebih Modern dan Tertata

Dia mengatakan selama penutupan sementara area Lapangan Karang, masyarakat masih bisa memanfaatkan bagian luar lapangan.

Misalnya jalur jogging di sisi luar pagar lapangan. Untuk olahraga terutama sepak bola masyarakat dapat memanfaatkan beberapa lapangan yang ada di Kota Yogyakarta.

Sementara itu Kepala Bidang Pengelolaan Aset Daerah Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Yogyakarta, Tatik Wahyuningsih menyampaikan selama ini penggunaan Lapangan Karang paling banyak disewa masyarakat dibandingkan lapangan-lapangan lain yang dikelola Pemkot Yogyakarta.

BPKAD Kota Yogyakarta mencatat selama tahun 2025 ada 138 penyewa Lapangan Karang dengan total realisasi penerimaan retribusi sekitar Rp213,1 juta.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.