Semester Pertama 2025, Ekspor Produk Tekstil Naik 23 % Dibanding Tahun Lalu

Akurat.co, Jogja - Ekspor sampai saat ini masih jadi konsen pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Perdagangan (Kemendag) terhadap perekonomian nasional.
Apalagi berdasarkan neraca perdagangan di semester pertama menunjukkan kinerja yang cukup menggembirakan.
Berdasarkan data di Kemendag, neraca perdagangan mengalami surplus sebesar Rp 19,5 miliar.
"Naik signifikan dibanding tahun 2024," kata Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Fajarini Puntodewi.
Demikian juga untuk kinerja ekspor secara kumulatif, di semester pertama 2025 ini menunjukkan pertumbuhan 7,7 persen. Lebih tinggi di atas target untuk meningkatkan ekspor sebesar 7,1 persen.
Sementara ekspor non migas tumbuh signifikan sebesar 9 persen jadi Rp 128,39 miliar.
Khusus produk tekstil, termasuk didalamnya garment masih jadi salah satu utama Indonesia.
Pangsa pasarnya itu sebesar 4,5 persen dengan trend ekspor ke seluruh dunia tumbuh positif hampir 2 persen.
Di tahun 2025 periode Januari-April ekspor produk tekstil dan produk tekstil (TPT) sebesar Rp 3,8 miliar.
"Tumbuh 23 persen dibanding 2024. Jadi ini sangat berkontribusi terhadap perekonomian nasional. Tentu diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan kita bersama," jelasnya.
Baca Juga: Siap Berakhir Pekan Di Jogja? Dari Fashion Hingga Konser SO7
Produk perempuan masih mendominasi yang diekspor. Meski demikian diharapkan bisa berjalan dan berkolaborasi lebih erat. Apalagi dengan adanya cerita sukses.
Kedepannya juga diharapkan bisa membawa brand-brand lokal ke acara luar negeri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









