Jogja

Bangga Berlebaran dengan Produk UMKM, Pemkab Sleman Terbitkan SE Borong Bareng

Atiek Widyastuti | 8 Maret 2026, 11:56 WIB
Bangga Berlebaran dengan Produk UMKM, Pemkab Sleman Terbitkan SE Borong Bareng
Pengunjung di Gedung Dekranasda Sleman. (Akurat.co/Atiek WidyastutiH

Akurat.co, Jogja - Jelang Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman mengeluarkan himbauan kepada seluruh pejabat dan pegawai di pemerintahan untuk membeli produk UMKM lokal.

SE tentang bangga berlebaran dengan produk UMKM tersebut sebagai berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan usaha mikro. Sekaligus mewujudkan keberpihakan kepada para pelaku UMKM di Kabupaten Sleman.

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Usaha Mikro Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Dinkop dan UMKM) Sri Wahyuni Budiningsih, dukungan pemerintah dan sektor usaha terhadap produk lokal sangat penting. Terutama menjelang momentum lebaran 2026.

"Dukungan kolektif dari jajaran pejabat, pegawai dan masyarakat diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi ribuan pelaku UMKM," ungkapnya, Minggu (08/03/2026).

Baca Juga: Komisi B DPRD DIY Dorong Ketahanan Pangan Pekarangan dan UMKM Lele di Timbulharjo Bantul

Imbauan tersebut ditujukan kepada berbagai pihak. Mulai dari jajaran Forkopimda, kepala perangkat daerah, direktur RSUD, pimpinan BUMD/BUMN, hingga pimpinan perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Sleman.

Tak hanya itu, instansi/lembaga/perusahaan diminta mengkoordinasikan pegawai agar membeli produk UMKM melalui Forum Komunikasi UMKM (Forkom UMKM) yang tersedia di setiap kapanewon atau kecamatan.

Pegawai juga dianjurkan memprioritaskan produk dari wilayah domisili masing-masing agar dampak ekonomi dapat dirasakan secara merata di seluruh wilayah Sleman.

Diskop dan UMKM juga telah mengeluarkan e-katalog produk UMKM per kapanewon.

Lebih lanjut Sri Wahyuni mengungkapkan, berdasarkan data statistik UMKM per tanggal 3 Maret 2026, di Sleman terdapat 110.889 unit usaha.

Baca Juga: Anggaran Dipangkas, Pasar Lebaran Sleman Tak Lagi Ada

Dari jumlah tersebut didominasi usaha mikro, dengan 110.704 unit usaha. UMKM di Sleman telah mampu menyerap 190.295 tenaga kerja dengan jumlah tenaga kerja wanita mencapai 175.892 orang.

Apa saja produk unggulan UMKM Sleman? Salak pondoh, aneka industri bambu, batik, ikan nila hingga desa wisata.

Aneka olahan salak pondoh tentu akan banyak ditemui di Kapanewon Turi. Di Kapanewon Godean didominasi minuman. Seperti wedang uwuh, sirup secang hingga minuman berbahan dasar lidah buaya atau Aloe Vera Veraqu.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.